PEKANBARU, datariau.com - Kelompok 46 Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) FISIP Berdampak untuk Negeri Universitas Riau (UNRI) berkolaborasi dengan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang didanai Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) Tahun 2026 menggelar pelatihan bagi kelompok perempuan pelaku UMKM Ting Ting Jahe di RW 02, Kelurahan Tebing Tinggi Okura, Kecamatan Rumbai Timur, Kamis (2/7/2026).
Pelatihan tersebut mengangkat tiga materi utama, yakni manajemen usaha, pencatatan keuangan, dan digital marketing. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas pelaku UMKM agar mampu mengelola usaha secara lebih efektif sekaligus memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas pemasaran produk.
Kegiatan diawali dengan penyampaian materi manajemen usaha oleh mahasiswa Kukerta, Suci Aprilia Triatna dan Syifa Andani. Para peserta mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya perencanaan usaha, pembagian tugas, pelayanan kepada pelanggan, serta strategi sederhana dalam mengembangkan usaha sesuai dengan kondisi Kelompok UMKM Ting Ting Jahe.
Baca juga:Mahasiswa Kukerta UNRI Tanam 10 Bibit Pohon di SMPN 28 Pekanbaru, Dorong Konsep Green School
Selanjutnya, materi pencatatan keuangan disampaikan oleh Syofiatul Safitri, S.Sos., M.AB. Peserta dibekali pemahaman mengenai pentingnya memisahkan keuangan usaha dan keuangan pribadi, mencatat setiap transaksi pemasukan dan pengeluaran, serta menyusun pembukuan sederhana.
Tidak hanya teori, peserta juga diajak melakukan praktik menghitung modal usaha, Harga Pokok Produksi (HPP), menentukan harga jual, hingga menghitung laba dan rugi. Kemampuan tersebut diharapkan dapat membantu pelaku UMKM dalam mengambil keputusan usaha berdasarkan kondisi keuangan yang lebih terukur.
Pada sesi terakhir, mahasiswa Kukerta Arya Maulana dan Yolanda Chairia Nisa memberikan materi digital marketing. Peserta diperkenalkan dengan pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi, penyusunan konten yang menarik, teknik sederhana mengambil foto produk, serta cara membangun komunikasi dengan pelanggan melalui berbagai platform digital.
Baca juga:Kelompok 46 Kukerta UNRI Serahkan Parking Sign, Dukung Penataan Taman Bunga Impian Okura
Untuk mengetahui efektivitas pelatihan, setiap sesi diawali dengan pre-test dan diakhiri dengan post-test. Evaluasi tersebut digunakan untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta setelah mendapatkan materi dan praktik selama kegiatan berlangsung.
Selain peningkatan kapasitas sumber daya manusia, kegiatan kolaboratif ini juga menghasilkan luaran penting bagi penguatan kelembagaan UMKM. Kelompok UMKM Ting Ting Jahe telah memperoleh Surat Keputusan (SK) Kelompok yang diterbitkan oleh Kelurahan Tebing Tinggi Okura. Sebelumnya, kelompok tersebut juga telah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) sebagai legalitas dasar dalam menjalankan kegiatan usaha.
Dosen yang terlibat dalam kegiatan, Risky Arya Putri, S.Sos., M.Si., mengatakan pelatihan tersebut diharapkan tidak berhenti pada peningkatan pengetahuan, tetapi dapat diterapkan secara langsung dalam aktivitas usaha sehari-hari.
“Melalui kolaborasi Program Pengabdian kepada Masyarakat DPPM Kemendiktisaintek dengan Kukerta FISIP Universitas Riau, kami berharap ibu-ibu Kelompok UMKM Ting Ting Jahe tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kegiatan usaha sehari-hari. Manajemen usaha yang baik, pencatatan keuangan yang rapi, serta pemanfaatan digital marketing diharapkan dapat meningkatkan daya saing dan membantu mengembangkan usaha mereka secara berkelanjutan,” ujarnya.
Baca juga:Media Online Tempat Memuat Berita Kukerta, Ribuan Artikel Mahasiswa Tayang di Data Riau
Sementara itu, salah seorang peserta, Novia Sari, mengapresiasi pendampingan yang diberikan oleh dosen dan mahasiswa Universitas Riau. Menurutnya, materi yang diberikan membantu anggota kelompok memahami pengelolaan usaha secara lebih terarah.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kemendiktisaintek melalui DPPM Tahun 2026, Universitas Riau, dan mahasiswa Kukerta FISIP Berdampak untuk Negeri atas pendampingan yang diberikan. Pelatihan ini membuat kami lebih memahami pengelolaan usaha, pencatatan keuangan, dan pemasaran digital. Alhamdulillah, kelompok kami kini juga telah memiliki NIB dan SK Kelompok sebagai bekal untuk mengembangkan usaha ke depan,” ujar Novia.
Kolaborasi antara Program Kukerta FISIP Berdampak untuk Negeri Universitas Riau dan Program PkM DPPM Kemendiktisaintek Tahun 2026 tersebut menjadi bentuk sinergi perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat dalam memperkuat UMKM lokal.
Melalui pendampingan yang dilakukan, Kelompok UMKM Ting Ting Jahe diharapkan mampu menerapkan pengetahuan yang diperoleh untuk memperbaiki tata kelola usaha, memperkuat kelembagaan, meningkatkan daya saing, serta memperluas jangkauan pemasaran produk.
Program ini sekaligus menunjukkan bahwa pengabdian mahasiswa dan perguruan tinggi dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendorong UMKM agar tumbuh lebih mandiri, profesional, dan berkelanjutan.***