Kisah Rafka dan Dilema Pembelajaran Jarak Jauh

Ruslan
1.891 view
Kisah Rafka dan Dilema Pembelajaran Jarak Jauh
Foto ilustrasi belajar tatap muka.

Kebijakan pemerintah membuka kembali sekolah ternyata menjadi kontroversi. Hal itu terjadi karena adanya pro dan kontra di antara pemerintahan itu sendiri mau pun di masyarakat. Banyak anggapan yang menilai bahwa dibukanya kembali sekolah akan membahayakan para siswa.

Kendati demikian, penutupan kembali sekolah menyimpan beribu kekecewaan dan pilu bagi Rafka. Pasalnya Rafka yang baru saja dua hari melepas dahaga kerinduannya, dengan bertemu dan belajar bersama teman-temannya di kelas, terpaksa harus tertunda lagi akibat ditutupnya kembali sekolah. Selain itu, Rafka dan siswa lainnya juga harus mempersiapkan kembali mental untuk belajar jarak jauh lagi di rumah.

Beberapa bulan kemudian, tepatnya sekitar bulan Maret 2021 kementerian pendidikan, budaya, riset dan teknologi Nadiem Makarim telah memberi lampu hijau bahwa pembelajaran tatap muka akan dilakukan mulai bulan Juli 2021. Dengan syarat jumlah guru dan tenaga pendidik sudah banyak yang melakukan vaksinasi serta pembelajaran dilakukan sebanyak 50%.

Meskipun belajar tatap muka dilakukan secara terbatas, namun hal ini menjadi angin segar untuk Rafka dan seluruh peserta didik lainnya di seluruh Indonesia. Memang selama pandemi berlangsung banyak peserta didik kesulitan dalam mengikuti pembelajaran jarak jauh. Mulai dari kesulitan jaringan, sulit memahami materi belajar hingga pada terjadinya keputusasaan yang dialami mereka sehingga tidak lagi membuat mereka bersemangat untuk belajar. (kak)

Penulis
: Kakak Indra Purnama
Editor
: Ruslan Efendi
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)