PEKANBARU, datariau.com - Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru sebelumnya telah mengumumkan bahwa Senin dan Selasa (14-15/9/2015) libur kabut asap. Namun hari ini Selasa murid diminta masuk namun pulang lagi.
Hal itu dikarenakan Senin sore kemarin Kota Pekanbaru dan sekitarnya diguyur hujan deras. Membuat Disdik Pekanbaru berubah pikiran dan segera membuat kebijakan untuk memulai lagi kegiatan belajar mengajar hari ini Selasa (15/9/2015).
Namun, saat pagi hari dilihat kabut asap masih pekat dan papan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) menunjukan pada level sangat tidak sehat. Anak-anak kemudian dipulangkan lagi dan hal ini dikeluhkan orangtua. Seharusnya Disdik bisa mengambil kebijakan yang tegas, bukan malah membuat orangtua bolak balik menjemput anak ke sekolah dengan waktu yang tidak pasti.
"Pak Kadis Pendidikan, buat kebijakan itu yang jelas kenapa. Baru hujan sudah bapak suruh anak-anak sekolah, nyatanya pagi ini dipulangkan lagi. Saya kehilangan jejak anak bungsu saya sampai jam segini, di sekolah sudah tak ada," kata seorang wali murid Luzi Damanda dalam pesan facebook miliknya, Selasa.
Dikatakan Luzi, dia kebingungan mencari anak gadisnya ini karena diakuinya selama ini anak-anaknya tidak diberikan fasilitas handphone. Sehingga pagi tadi ia tidak mengetahui jika anaknya pulang lebih awal.
"Tak semua guru juga awas lalu menelponi semua orangtua bahwa anak-anak dipulangkan. Saya tahu anak-anak dipulangkan karena saya datangi sekolahnya karena perasaan tak enak. Bapak lihatlah di jalanan itu anak-anak sekolah berkeliaran, sebagian besar pakai seragam SD. Ada yang menangis di depan sekolah karena orangtuanya tak kunjung datang," kata Luzi lagi mengkritik kebijakan Disdik.
Menurutnya, kebijakan Disdik yang melihat hujan hanya sebentar lalu mengambil keputusan untuk kembali bersekolah merupakan kebijakan yang salah. Seharusnya Disdik menimbang dan melakukan kajian secara matang kapan waktu yang tepat untuk anak-anak kembali ke sekolah dengan aman.
"Sudahlah asap membunuh anak pelan-pelan kebijakan bapak membuat orangtua stres berat," pungkasnya.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru Zulfadil mengakui bahwa pagi tadi anak-anak terpaksa cepat pulang atau pulang lebih awal. Hal itu berdasarkan pengumuman yang disebarkannya kepada seluruh kepala sekolah.
"Kepada Pengawas, Kepala UPTD, dan Kepsek PAUD, TK, SD, SMP, SMA, SMK, pagi ini setelah anak-anak diberi tugas (PR) maka siswa langsung dipulangkan. Sedangkan untuk hari Rabu dan seterusnya mengacu kepada informasi dari Pemprov dan Pemko. Mohon maaf atas ketidaknyamanan ini," ulas Zulfadil. (rik)