Direndam Banjir, Proses Belajar Mengajar di SMPN 33 Pekanbaru Terganggu

1.805 view
Direndam Banjir, Proses Belajar Mengajar di SMPN 33 Pekanbaru Terganggu
Kondisi bangunan SMPN 33 Pekanbaru yang rutin direndam banjir. (foto: ade lestari)
PEKANBARU, datariau.com - Banjir yang menggenangi bangunan SMPN 33 Pekanbaru di Jalan Sidorukun Ujung Kecamatan Payung Sekaki telah mengganggu proses belajar mengajar (PBM), Selasa (31/3/2015). Sekolah ini kerap menjadi langganan banjir usai hujan deras mengguyur ibukota Provinsi Riau.

"Kalau sudah banjir, para siswa dan guru mau tak mau pun berbasah-basahan, atau bertelanjang kaki masuk kelas. Karena dari halaman sekolah menuju kelas terendam air setinggi betis orang dewasa. Sehingga sangat mengganggu konsentrasi siswa dan guru," ujar Kepala SMPN 33 Pekanbaru Dr Hj Surya Suhersi MPd kepada datariau.com, Selasa pagi tadi.

Susi -sapaan akrab Surya Suhersi- juga menjelaskan bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui Dinas PU telah mencarikan solusi banjir yaitu dengan membangun saluran drainase. Namun hingga saat ini tidak banyak membantu. Dampak dari genangan air tersebut terhadap lingkungan sekolah menjadi kurang sehat. Seperti halaman sekolah menjadi becek dan setelah genangan air kering, nyamuk menjadi lebih banyak. Tidak itu saja, ruang kelas selain menjadi kotor binantang berbisa seperti kala jengking, lipan atau kelabang selalu muncul usai banjir.

"Parit saluran air yang dibangun PU sampai sekarang tak banyak membantu. Halaman sekolah lebih rendah nampaknya dari bangunan parit. Sekolah kita, masih dikelilingi semak belukar yang kadang-kadang binatang berbisa selalu masuk ke kelas setelah banjir kering," ungkap Susi.

Susi juga berharap, Pemko Pekanbaru melalui dinas terkait menggesa pembangunan pagar sekolah. Sebab, dengan adanya pagar sekolah, maka lingkungan sekolah akan dapat meminimalisir kondisi yang ada. "Kalau dipagar setidaknya air bisa dibendung dan binatang berbisa pun bisa diantisipasi," harapnya. (ade)
Tag:Banjir
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)