Cegah Penyebaran Covid-19, Mahasiswa Kukerta Desa Banglas Laksanakan Gerakan Pembagian Masker kepada Masyarakat

Ruslan
406 view
Cegah Penyebaran Covid-19, Mahasiswa Kukerta Desa Banglas Laksanakan Gerakan Pembagian Masker kepada Masyarakat
Foto: Ist

MERANTI, datariau.com - Tim Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Universitas Riau (Unri) melakukan gerakan dalam kegiatan sosial, yaitu pembagian masker kepada masyarakat Desa Banglas yang sedang beraktivitas di jalan.

Saat ini penyebaran Pandemi COVID-19 sudah kian meningkat, Tim KUKERTA Desa Banglas melakukan upaya untuk mengurangi menyebarnya COVID-19.

Indah Hairunisa (21 tahun), mahasiswi jurusan Pendidikan Guru PAUD yang melaksanakan KUKERTA di Desa Banglas mengatakan, dalam pembagian masker ini harus dilakukan dengan penjagaan yang kuat, seperti memakai sarung tangan medis untuk mengatasi penyebaran ke masyarakat.

?Kami memberikan masker kepada masyarakat dengan penjagaan yang kuat yaitu menggunakan sarung tangan medis, agar tidak menyebarkan virus yang bersumber dari tangan yang memberi masker. Banyak warga yang kurang menyadari bahwa pentingnya menggunakan masker pada saat berinteraksi antar sesama masyarakat, serta saat beraktivitas diluar rumah," ujarnya.

"Saya melihat masih banyak masyarakat yang tidak mematuhi atau kurang memperhatikan protokol kesehatan di masa pandemi COVID-19 ini. Oleh karena itu, Kami mencoba untuk mengingatkan masyarakat terkait pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan di masa pandemi COVID-19 ini," tambahnya.

Diharapkan dengan pembagian masker kepada masyarakat dapat memberikan pengetahuan secara langsung bagi masyarakat, khususnya yang belum menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi COVID-19.

"Respon masyarakat saat pembagian masker sangat positif dan mendukung. Dengan adanya kegiatan ini mengingatkan kita semua supaya selalu menjaga kesehatan terutama di masa Pandemi COVID-19," jelas Indah.

Tim KUKERTA Desa Banglas berharap hal kecil yang mereka lakukan dapat menyadarkan masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan di masa pandemi. (ril)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)