SIAK, datariau.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) Kelompok 18 yang ditempatkan di Desa Merangkai, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak, terus berupaya memberikan kontribusi positif bagi masyarakat melalui berbagai program kerja. Salah satunya diwujudkan melalui program Magrib Mengaji yang digelar di Masjid Nurul Islam Desa Merangkai.
Program tersebut mulai dilaksanakan sejak 3 Agustus 2026 dan berlangsung secara rutin setiap Senin dan Rabu setelah pelaksanaan salat Magrib berjamaah. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian mahasiswa KKN UMRI terhadap pembinaan keagamaan sekaligus upaya meningkatkan kemampuan anak-anak dalam membaca Al-Qur'an.
Dalam kegiatan Magrib Mengaji, anak-anak Desa Merangkai mendapatkan pendampingan langsung dari mahasiswa KKN UMRI Kelompok 18. Bimbingan diberikan sesuai dengan tingkat kemampuan masing-masing anak, mulai dari pengenalan huruf hijaiyah, membaca Iqra, membaca Al-Qur'an hingga pembelajaran tajwid.
Baca juga:Tanamkan
Kesadaran Keselamatan dan Cinta Lingkungan, Mahasiswa KKN UMRI Kelompok
18 Sosialisasikan Rambu Lalu Lintas dan Ajak Siswa Menanam Pohon
Tidak hanya membaca Al-Qur'an, para mahasiswa juga memberikan pembelajaran berupa hafalan surat-surat pendek, doa sehari-hari serta praktik ibadah sederhana. Materi tersebut diberikan secara bertahap agar anak-anak dapat memahami dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Antusiasme anak-anak Desa Merangkai terlihat dari kehadiran mereka yang rutin mendatangi Masjid Nurul Islam untuk mengikuti kegiatan. Suasana masjid pun menjadi lebih semarak dengan aktivitas belajar mengaji yang berlangsung setelah salat Magrib.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN UMRI Kelompok 18 menerapkan metode pendampingan secara langsung dan personal. Setiap mahasiswa membimbing beberapa anak sekaligus, kemudian mengoreksi bacaan mereka satu per satu.
Baca juga:Mahasiswa KKN UMRI Kelompok 18 Olah Lele Jadi Ikan Salai untuk Dukung Pencegahan Stunting di Desa Merangkai
Pendekatan tersebut dilakukan agar anak-anak memperoleh perhatian yang lebih fokus. Dengan demikian, mahasiswa dapat mengetahui kesulitan masing-masing anak dan memberikan arahan sesuai dengan kemampuan mereka.
Melalui program ini, mahasiswa KKN UMRI Kelompok 18 berharap kemampuan membaca Al-Qur'an anak-anak Desa Merangkai dapat semakin berkembang. Lebih dari itu, kegiatan Magrib Mengaji diharapkan mampu menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur'an sekaligus membentuk karakter anak yang religius dan berakhlak mulia.
Mahasiswa juga berharap program tersebut dapat berjalan secara konsisten selama masa KKN berlangsung. Tidak hanya itu, mereka berharap kegiatan Magrib Mengaji dapat terus dilanjutkan oleh masyarakat dan pengurus Masjid Nurul Islam setelah masa pengabdian mahasiswa KKN UMRI berakhir.
Baca juga:Media Online Tempat Memuat Berita Kukerta, Ribuan Artikel Mahasiswa Tayang di Data Riau
Pengurus Masjid Nurul Islam menyambut baik dan memberikan dukungan terhadap pelaksanaan program tersebut. Kehadiran mahasiswa untuk mendampingi anak-anak belajar mengaji dinilai memberikan manfaat dalam mendukung pembinaan generasi muda di Desa Merangkai.
Kolaborasi antara mahasiswa KKN UMRI Kelompok 18, pengurus masjid dan masyarakat diharapkan dapat menjadi contoh nyata sinergi dalam menciptakan lingkungan yang religius. Program sederhana tersebut sekaligus menjadi langkah bersama dalam menyiapkan generasi muda Desa Merangkai yang mencintai Al-Qur'an, memiliki pengetahuan agama dan mampu menerapkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan semangat pengabdian dan kepedulian terhadap pendidikan keagamaan, program Magrib Mengaji menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi mahasiswa KKN UMRI Kelompok 18 dalam membangun masyarakat Desa Merangkai, khususnya dalam membina generasi Qurani sejak usia dini.***