DATARIAU.COM - Di saat wabah Covid-19 mulai dinyatakan pandemi oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tepatnya 11 Maret 2020 lalu, kami tak menyangka akan sampai berkepanjangan sampai sekarang ini.
Banyak kegiatan masyarakat terhambat, bahkan terhenti dikarenakan pembatasan aktivitas masyarakat guna mengurangi angka penyebaran Covid-19 di Indonesia.
Salah satunya yaitu penetapan apakah kami mahasiswa Universitas Riau (UNRI) diperbolehkan Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) atau tidak.
Namun, setelah menunggu keputusan, akhirnya pihak kampus dan pemerintah membolehkan mahasiswa untuk melakukan kegiatan Kukerta walaupun kondisi masih dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
Setelah melalui beberapa proses, kami yang beranggotakan 10 orang dengan tujuan mengabdi di Kelurahan Pasar Baru Baserah, Kecamatan Kuantan Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) ditetapkan pula sebagai satu kelompok.
Penentuan struktur kelompok juga sudah diputuskan. Agenda kegiatan sudah ditetapkan. Maka, melalui izin kampus kami berangkat pada 5 Juli 2021 menuju lokasi Kukerta yaitu Kelurahan Pasar Baru Baserah, Kecamatan Kuantan Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing).
Kedatangan kami disambut baik oleh perangkat kecamatan disusul kelurahan yang akan kami tuju.
Walaupun dalam kondisi pandemi, di hari pertama kami langsung melakukan silaturahmi ke rumah-rumah warga dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.
Hari terus berlanjut, agenda yang sudah kami susun juga berjalan lancar. Salah satu kegiatan yang kami lakukan yaitu mengedukasi masyarakat setempat betapa pentingnya memakai masker pada kondisi sekarang ini serta menjaga protokol kesehatan.
Guna menciptakan cara hidup New Normal, kegiatan edukasi tersebut kami lakukan bersama Dinas Pasar Kuantan Singingi kepada masyarakat dan pedagang di Pasar Baru Baserah pada Sabtu, (28/7/2021).
Selain kegiatan yang kami lakukan dengan masyarakat, hal terpenting yang dapat kami pelajari yaitu bagaimana cara menangani ego diri sendiri. Ini dikarenakan, kami tidak ada yang saling mengenal saat kelompok ini terbentuk.
Setidaknya, sebelum terjun ke masyarakat, kami harus menyatukan pendapat terlebih dahulu. Program apa yang akan kami jalankan, akankah berguna/bermanfaat untuk masyarakat, harus kami pikirkan.
Karena pada dasarnya tujuan Kukerta ini sendiri yaitu meningkatkan empati dan kepedulian mahasiswa terhadap masyarakat. Dan juga memiliki peran sebagai agent of change (agen perubahan).
Terlepas dari semua hambatan dan rintangan yang kami hadapi, kami telah berusaha memberikan titik perubahan terhadap Kelurahan Pasar Baru Baserah, Kecamatan Kuantan Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing).
Walaupun perubahan yang kami buat terbilang kecil, kami berharap dengan apa yang kami lakukan, masyarakat mampu menjalani kehidupan New Normal walaupun harus berdampingan dengan Covid-19.
Setidaknya titik kecil itu mampu membangkitkan semangat masyarakat. Begitu pun kami. Berdampingan hidup dengan masyarakat yang sebelumnya tidak kami kenal selama satu bulan lebih, mengajarkan kami betapa banyaknya pengetahuan dan pengalaman yang bisa kami ambil dari mereka.
Arti pertemuan, pertemanan, kebersamaan, bekerjasama, bersosialisasi, perpisahan, dan lain sebagainya. Dan yang terpenting arti pengabdian yang sebenarnya kepada masyarakat. (rls)