Absensi Digital di SMAN 5 Pekanbaru Teknoneksi Langsung dengan HP Orangtua Siswa

3.390 view
Absensi Digital di SMAN 5 Pekanbaru Teknoneksi Langsung dengan HP Orangtua Siswa
Kepala SMA 5 Pekanbaru Darisman saat melewati absensi digital yang terpasang di pintu masuk sekolah. (foto: junaidi)
PEKANBARU, datariau.com - Guna meningkatkan kedisiplinan peserta didik, SMAN 5 Pekanbaru memasang absensi dengan sistim digital. Absensi ini dapat terkoneksi langsung dengan Handphone orangtua siswa.

"Jadi, apabila siswa tidak hadir, maka server absensi digital ini secara otomatis akan mengirim pesan kepada orangtua siswa lewat SMS," kata operator absensi SMAN 5 Anggi Nopendra ST, kepada datariau.com di ruang kerjanya, Rabu (15/10/2014).

Menurut Anggi, absen ini menggunakan antena dalam bentuk pintu gerbang atau gapura yang dipasang pada pintu masuk sekolah. Setiap siswa maupun guru yang melewatinya secara otamatis sudah langsung terabsen seperti pemeriksaan pintu masuk bandara.

Selain antena, absen ini juga menggunakan server dan layar monitor yang setiap saat memantau keluar-masuknya siswa.

Sedangkan sistim kerjanya, lanjut Anggi, ada dua sistim. Pertama bisa dengan sistim sidik jari dan yang kedua dengan memakai kartu RFID atau ID Card. "Jadi setiap siswa memiliki kartu RFID tersebut. Maka di setiap kelas ada tempat sidik jari dan pinger print," terangnya.

Saat ini server absen digital ini telah mengimput data awal seluruh siswa yang mencapai 1.157 orang siswa, ditambah data guru dan pegawai. "Dengan dipasangnya absensi digital ini, peserta didik tidak bisa lagi memanipulasi absensi," ungkap Anggi.

Selain itu, kata Anggi lagi, guru juga bisa memasukan aplikasi nilai siswa. Sehingga siswa dapat mengakses dan mengetahui nilai belajar yang diperolehnya dengan melihat dilayar monitor.

"Alat ini sudah kita stel waktunya. Yakni masuk pukul 7.00 WIB. Andai kata lewat dari batas waktunya(terlambat), maka siswa dianggap alpha dari absen," terang Anggi.

Masih di tempat yang sama, Kepala SMA 5 Pekanbaru H Darisman MPd, mengatakan, absensi sistim digital ini adalah batuan dari Dinas Pendidikan Provinsi Riau.

Hanya dua sekolah yang mendapat bantuan, pertama SMAN 5 dan kedua SMAN 10 Pekanbaru. "Sekolah di Kota Pekanbaru ini, kitalah yang baru menggunakannya," kata Darisman.

Dikatakannya, selama ini sekolah menggunakan absensi secara menual. "Alhamdulillah sekarang kita sudah memasang absensi digital. Ini merupakan upaya pihak sekolah dalam meningkatkan kedisiplinan waktu. Dengan harapan peserta didik akan lebih disiplin lagi," ujarnya.

Menurutnya, dalam waktu dekat ini absensi digital ini sudah dapat diterapkan. Setakat ini pihaknya terlebih dahulu akan mensosialisasikan kepada seluruh siswa dan warga sekolah. (*)



JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)