DUMAI, datariau.com - Universitas Riau (UNRI) menggagas kegiatan kuliah kerja nyata (KUKERTA) Coronavirus Disease (Covid-19) dengan menerjunkan mahasiswa di kampung halaman selama masa pandemi virus Corona.
Tim kukerta Mahasiswa Universitas Riau yang berdomisili di kota Dumai khususnya kecamatan Dumai Timur provinsi Riau melaksanakan kegiatan kuliah kerja nyata Relawan Desa Lawan Covid-19 yang diketuai oleh Rizky Mardianto dan 8 anggota lainnya yaitu M Rizqo Pratama, Ropai, Maharani Zahra, Sulfani Uwais, Riska Putri Utami, Ainun Syarifatul, Shintya Delvia, dan Devi Puspita.
Tujuan diadakan KKN Covid-19 adalah sebagai sarana edukasi kesehatan serta bakti sosial kepada masyarakat saat pandemi corona yang akan dikordinasikan oleh gugus tugas yang ada.
"Kegiatan KUKERTA ini dilaksanakan selama 2 minggu kedepan," kata Ketua Kelompok KKN Mahasiswa UNRI Rizky Mardiyanto di kecamatan Dumai Timur, Senin (18/05/2020).
Beberapa kegiatan yang dilaksanakan meliputi pada hari pertama dilakukan sosialisasi atau himbauan kepada masyarakat kota Dumai khususnya kecamatan Dumai Timur untuk selalu mengikuti protokol kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah, selalu memakai masker apabila hendak bepergian, selalu mencuci tangan menggunakan sabun dan air yang mengalir, selalu hindari keramaian atau kerumunan serta selalu jaga jarak.
"Kegiatan ini dilakukan di sekitar daerah kecamatan Dumai Timur yang meliputi pasar tradisional dan pusat pemberlanjaan lainnya," jelasnya.
Dalam kegiatan sosialisasi ini, KKN Mahasiswa Universitas Riau juga turut serta dalam pembagian masker kepada masyarakat yang belum memakai masker dan pembagian brosur mengenai protokol kesehatan kepada masyarakat.
"Kegiatan selanjutnya adalah pembagian sembako, dimana dalam pembagian sembako ini kami dari KKN Mahasiswa Universitas Riau bekerjasama dengan instansi pemerintah. Pembagian sembako ini dilakukan pada bulan suci Ramadhan, yang mana di masa pademi seperti saat ini ekonomi masyarakat sedang sulit, sehingga kami berinisiatif untuk bekerjasama dengan pihak terkait untuk membantu warga-warga yang membutuhkan," ungkap salah satu mahasiswa kukerta Rizqo Pratama.

Tim KKN kecamatan Dumai Timur juga melakukan pembuatan APD (alat pelindung diri) dengan memanfaatkan barang-barang yang ada di sekitar lingkungan meliputi gabus sofa dan plastik mika, dengan tangan yang terampil dan kreatif dari Mahasiswa Universitas Riau, mereka mengubah bahan-bahan tersebut menjadi fleslip yang tentunya terlihat keren dan gaya pada saat dipakai.
"Selain itu juga kami membuat pembatas dari kayu dari plastik yang selanjutnya kami pasang di meja pendaftaran yang ada di kantor camat Dumai Timur, berkat ide yang kreatif dan cemerlang dari mahasiswa Riau, kami membuat handsanitizer sendiri dengan menggunakan bahan cuka putih dan sedikit lidah buaya, dimana bahan tersebut tentunya mudah didapatkan dan harganya tidak begitu mahal," terangnya.
APD tersebut didistribusikan ke instansi pemerintah khususnya pelayanan masyarakat seperti kantor lurah dan kantor camat, agar pegawai tidak perlu cemas atau khawatir terkena covid-19 dalam melayani masyarakat.
Camat Dumai Timur mengapresiasi kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa Universitas Riau tersebut.
"Ucapan terimakasih dan apresiasi patut diberikan kepada mahasiswa Kukerta Universitas Riau ini, semoga hasil kerja yang diberikan oleh mahasiswa dapat bermanfaat," ujar Camat Dumai Timur.

Begitu pula Sekcam Dumai Timur yang mengatakan dengan berlangsungnya KKN ini, mudah-mudahan membawa dampak yang positif bagi masyarakat Kota Dumai khususnya Kecamatan Dumai Timur.
"Kami berharap selama KKN ini dapat mendukung pemerintahan dalam upaya mencegah covid 19 yang ada di Indonesia, khususnya kota Dumai dengan memberikan informasi dan himbauan kepada masyarakat agar pentingnya menjaga diri dari virus covid-19, kalau tidak kita yang sadar siapa lagi," pungkasnya. (rls)