Sekolah Pungut Uang Kas, Wali Murid Keberatan

datariau.com
2.652 view
Sekolah Pungut Uang Kas, Wali Murid Keberatan
Heri
SDN 021 Air Molek II.

RENGAT, datariau.com - Ada-ada saja cara sekolah untuk memungut iuran kepada para anak didiknya. Dengan jumlah anak didik ratusan orang, memang kondisi ini menjadi lahan empuk bagi oknum yang tidak bertanggung jawab untuk mencari keuntungan.

Setelah ada keluhan iuran Rp2000 setiap Jum'at di SMPN 3 Pasir Penyu, kali ini wali murid di daerah yang sama yakni SDN 021 Air Molek II Pasir Penyu Inhu, mengaku bertanya-tanya adanya pungutan dengan total Rp4000 perminggu.

"Katanya sekarang dilarang pungut-pungut di sekolah. Buktinya di tempat anak saya sekolah di SDN 021 Air Molek II ada iuran wajib setiap minggu Rp4000 ribu. Iuran itu terbagi menjadi dua, hari Senin iuran Rp2000 ribu untuk isi kas dan Rp2000 ribunya lagi pada hari Jum'at untuk uang infak," kata salah seorang wali murid kepada datariau.com, Kamis kemarin.

"Yang herannya, uang itu katanya untuk kas, sebetulnya kas apa, dan mengenai untuk infak, sedekah dan wakaf tidak seharusnya dipatokan atau ditarifkan seperti itu, kalau sudah sistim patokan atau tarif itu sama dengan pemaksaan bukan infaq lagi," ungkapnya lagi.

Mengenai keluhan wali murid ini, Kepala SDN 021 Air Molek II Jusniati saat dikonfirmasi menjelaskan, bahwa untuk iuran isi kas itu tidak pernah ada dan tidak pernah dia ketahui. "Entah kalau sebelum saya menjadi kepala sekolah. Dan mengenai iuran infak pada hari Jumat itu tidak benar kalau ada dipatokkan harus atau diwajibkan harus Rp2000 per siswa," jelasnya.

"Untuk infak setiap hari Jumat dengan suka rela tanpa ada paksaan, dan bagi murid yang tidak ikut infak tidak kita permasalahkan," lanjut Jusniati.

Sementara itu, UPT Pendidikan Pasir Penyu H Umar Dulis MPdi saat dikonfirmasi mengenai adanya beberapa sekolah di daerahnya yang memberlakukan iuran kepada murid, mengatakan masih menelusuri lebih dalam terkait kebenaran informasi tersebut.

"Nanti saya konfimasikan dulu sama kepala sekolanhnya, setelah itu nanti akan saya kabari lagi," ujarnya.

Penulis
: Heri
Editor
: Adi
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)