SMAN 4 Pekanbaru Sekolah Pertama Dideklarasikan sebagai Pilot Projek Riau Panutan

datariau.com
4.368 view
SMAN 4 Pekanbaru Sekolah Pertama Dideklarasikan sebagai Pilot Projek Riau Panutan
Ist.
Kadisdik Kamsol menyematkan pin sekolah Panutan kepada Kepala SMAN 4 Pekanbaru Hj Nurhafni MPd.

PEKANBARU, datariau.com - SMAN 4 Pekanbaru dipercaya sebagai sekolah pertama dideklarasikan sebagai pilot projek program Dinas Pendidikan Provinsi Riau yakni Panutan.

Program Panutan ini yakni singkatan dari Pendidikan Layak Anak, Bermuti, dan Bebas Pungutan. Deklarasi ini dilaksanakan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau Dr H Kamsol di SMAN 4 Pekanbaru, Jumat (28/4/2017) pagi dengan upacara.

Dalam sambutanya, Kamsol mengatakan ikrar dan pengdeklarasian gerakan sekolah Panutan menjadi langkah awal membangun partisipai, menciptakan anak bangsa yang cerdas serta berakhlak mulia.

Upacara digelar di Lapangan SMAN 4 Pekanbaru, selain dihadiri Kamsol selaku Kepala Dinas Pendidikan Provinsi juga sebagai pembina, turut hadir Kasi SMA Provinsi Riau Dedi Irawan, juga tampak dua orang dari Dinas Pendidikan Provinsi Riau yakni Bowo Wahyusono dan Rusli Nur. Diikuti juga oleh seluruh siswa-sisiwi SMAN 4 Pekanbaru beserta guru staf pegawai.

Dalam upacara tersebut dibacakan beberapa hal yang berasangkutan dengan sekolah Panutan. Diantaranya seperti pembacaan ikrar sekolah panutan, mars sekolah panutan, pembacaan puisi sekolah panutan, hingga pembacaan syair sekolah panutan. Di akhir acara, Kamsol menyematkan pin sekolah Panutan kepada Kepala SMAN 4 Pekanbaru Hj Nurhafni MPd.

"Ini sekolah pertama yang kita deklarasikan sebagai pilot projek Riau Panutan. Program Panutan ini akan menjadi program unggulan pendidikan di Provinsi Riau," kata Kamsol usai deklarasi Riau Panutan di SMAN 4 Pekanbaru.

Kamsol menargetkan sekolah di Riau dalam beberapa tahun kedepan bisa dijadikan sekolah panutan. Sebab, sekolah Panutan ini akan melahirkan insan yang cerdas, berintegritas dan mempunyai ahklak yang baik.

"Tidak hanya bagi siswa, tapi seluruh warga sekolah mulai dari peserta didik, guru, pegawai, dan komite sekolah," harap Kamsol.

Diterangkan Kamsol dalam Riau Panutan ada 10 program yang harus diterapkan oleh sekolah yakni sekolah berprestasi, sekolah adiwiyata, sekolah literasi, sekolah responsif gender, sekolah ramah anak, sekolah anti narkoba, sekolah anti korupsi, dan sekolah kemitraan keluarga.

"Saya berharap agar sekolah betul-betul mampu menjalan apa yang menjadi program panutan," pinta Kamsol.

Sementara itu, Kepala SMAN 4 Pekanbaru Hj Nurhafni MPd mengaku mendapat kehormatan ditunjuknya SMAN 4 Pekanbaru sebagai deklarasi pertama program Riau Panutan.

Dari 10 program Riau Panutan, dijelaskan Nurhafni, sekolahnya sudah menjalan 8 program Riau Panutan antara lain sekolah berprestasi, sekolah adiwiyata, sekolah literasi, sekolah responsif gender, sekolah ramah anak, sekolah anti narkoba, sekolah anti korupsi, dan sekolah kemitraan keluarga. Tingal dua program saja yang belum yaitu komite sekolah efektif dan antisipasi bahaya radikalisme dan pornografi.



"Sebetulnya sekolah anti kekerasan sudah beberapa indikator ada di sekolah ramah anak dan penumbuhan budi pekerti, tinggal kita tingkatkan lagi," urai Nurhafni.

Dipilihnya SMAN 4 Pekanbaru ini sebagai pilot projek memang tidak salah, karena sekolah ini dikenal sebagai sekolah berprestasi dan menerima beberapa penghargaan, seperti dari Kementerian Lingkungan Hidup, Pemberdayaan Perempuan, Kementerian Pendidikan.

"Terimakasih kepada Dinas Pendidikan Provinsi Riau atas kepercayaan ini, dan terimakasih juga kepada semua pihak yang telah ikut berpartisipasi dalam kemajuan di sekolah kita ini," pungkas Nurhafni.

Penulis
: Riki
Editor
: Adi
Sumber
: Datariau.com
Tag:SMAN 4
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)