Perluas Wawasan Budaya, PBA FAI UIR Kunjungi Museum Sang Nila Utama

datariau.com
991 view
Perluas Wawasan Budaya, PBA FAI UIR Kunjungi Museum Sang Nila Utama
Foto: Abdul Kadir
Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab FAI UIR Angkatan 2018.
PEKANBARU, datariau.com - Proses belajar mengajar tidak hanya dilakukan di dalam kelas dengan metode dan seperangkat pembelajaran. Namun pembelajaran secara langsung dapat dilakukan dengan mengunjungi meseum sebagai pusat budaya dan dokumentasi sejarah. Hal inilah yang dilakukan mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Islam Riau (UIR).

PBA terus melaksanakan berbagai kegiatan dalam rangka mewujudkan percepatan peningkatan mutu pendidikan khususnya di prodi termuda di Fakultas Agama Islam itu.

"Sangat bagus, ini merupakan sarana pembelajaran mengenalkan mahasiswa pada sejarah budaya bangsa," demikian disampaikan Dr H Saproni MEd, Ketua Program Studi PBA FAI UIR, Senin (3/12/2018).

Melalui kunjungan budaya sebut Saproni, mahasiswa diberi kesempatan memahami situs sejarah yang ada di museum. Sehingga mahasiswa memiliki pola pikir terstruktur dengan memahami kehidupan masa lampau.

"Ini tentu membantu mahasiswa dalam mempelajari kehidupan manusia di masa lalu bahwa manusia sebagai makhluk Tuhan yang memiliki peradaban dan kebudayaan ini perlu ditiru," papar doktor lulusan luar negeri itu.

Kedepan, sambung tokoh agama itu, PBA akan terus melakukan kegiatan dengan target menjadikan Prodi PBA sebagai prodi berwawasan Islami serta mampu diteladani di khalayak ramai.

"Tentunya kita selalu berusaha melakukan yang terbaik khususnya untuk meningkatkan sumber daya di Prodi PBA," jelas Dosen Agama Islam itu.

Untuk itu, harap Saproni, mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa harus mampu mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah. "Belajarlah dan pahami karena ini akan menjadi bekal anda di masa depan," harapnya.

Taufik Hidayat Harahap Ketua Tingkat Angkatan 2018 PBA UIR sangat mengapresiasi kunjungan ke museum Sang Nila Utama Provinsi Riau. Kunjungan perdana ke museum membawa harapan agar mahasiswa lebih mengenal kehidupan manusia zaman dahulu dan mampu menghargai.

"Bung Karno telah jelas-jelas menegaskan dalam slogan yang kita kenal dengan JAS MERAH atau jangan sekali-kali melupakan sejarah," kata mahasiswa asal Sumatera Utara itu.

Taufik mengungkapkan, dirinya bersama anggota sangat senang bisa menyaksikan langsung situs sejarah yang pernah berjaya di Indonesia khususnya di Bumi Melayu Lancang Kuning.

"Mudah-mudah setelah berkunjung nya kami nanti ke museum, kami bisa mengetahui peradaban dan cikal bakal bangsa, serta lebih mengetahui sejarah secara mendalam," harap mahasiswa kelahiran 5 September 1999 itu.

Melalui kegiatan kunjungan budaya sambung Taufik, mahasiswa dapat mempelajari peninggalan sejarah masa lampau sehingga muncul rasa hormat dan jiwa menghargai jasa para pendahulu yang telah memiliki peradaban.

"Karena dengan melihat peninggalan-peninggalannya, kita akan lebih tahu tentang sejarah bangsa kita. Karena kesalahan terbesar kita di zaman sekarang adalah minimnya pengetahuan tentang sejarah bangsa kita," tutupnya. (abd)
Penulis
: Abdul Kadir
Editor
: Redaksi
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)