TAPUNG, datariau.com - Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) melaksanakan kegiatan PBSI ke sekolah dilaksanakan tanggal 28-29 September 2019. Para rombongan berangkat tanggal 28 September 2019 pada pukul 07.30 Wib menggunakan bus UNRI dan sebagian orang menggunakan motor.
Dosen Dr Syafrial MPd ikut membersama ke SMAS Purna Manunggal Kecamatan Tapung, Desa Gading Sari. Waktu tempuh sekitar 2 jam lamanya dari Pekanbaru. Dengan mengusung tema "Bersama PBSI ke Sekolah Wujudkan Generasi Aktif, Kreatif, dan Inovatif dengan Literasi". Mahasiswa PBSI berharap dapat mewujudkan gerakan literasi di kalangan sekolah yang nantinya dapat memberikan ilmu kepada siswa mengenai literasi.
"Galihlah ilmu sedalam-dalamnya, jikalau ada wadah untuk kita mencari info jangan disia-siakan," kata Ariyo selaku ketua pelaksana dalam sambutannya.
"Dari PBSI ini sendiri memberikan ilmu yang berkaitan dengan literasi, adik-adik semua akan sharing ilmu kepada kakak-kakak dan abang-abangnya mengenai cara menulis pantun yang baik, cerpen, dan menjadi MC yang bagus," lanjutnya.
PBSI ke Sekolah dibuka secara resmi oleh dosen kami Dr Syafrial MPd. Setelah acara resmi dibuka, PBSI menyerahkan buku yang disumbangkan kepada SMAS Purna Manunggal yang diserahkan oleh Dr Syafrial MPd dan diterima oleh wakil kepala sekolah.
Acara kedua yaitu memberikan materi mengenai literasi yang disampaikan oleh dosen Dr Syafrial MPd. Dalam acara ini ada kegiatan tanya jawab antara pemateri dengan siswa. Setelah itu, acara ketiga menyampaikan materi mengenai puisi yang mengarah kepada cipta baca puisi.
Pemateri Nur Amelia yang memiliki begitu banyak penghargaan di bidang puisi, dalam acara ini diadakan tanya jawab juga. Siapa yang berani bertanya dan menjawab, siswa itu mendapatkan doorprize dari panitia.
Acara keempat yaitu kelas MC, kelas menulis cerpen, dan kelas menulis pantun. Dalam acara itu siswa sangat bersemangat menerima ilmu yang diberikan. Tiga kelas itu juga menyediakan doorprize bagi yang menjawab dan bertanya. Doorprize itu menjadi penunjang semangat siswa menerima ilmu yang diberikan.
Acara kelima yaitu bakti lingkungan dan bakti sosial. Panitia dibagi beberapa bagian. Ada sebagian yang melakukan bakti lingkungan yang mana dilakukan di lingkungan sekolah dengan menanam beberapa pohon dan menyebarkan beberapa tanaman bunga.
Panitia lainnya melakukan bakti sosial yaitu datang ke rumah-rumah untuk memberikan sembako kepada orang yang tidak mampu di sekitaran sekolah. Pada sore harinya yaitu acara keenam, PBSI ke Sekolah melakukan kegiatan PBSI sehat berupa olahraga ringan dengan bermain bola volly bersama.
Acara ketujuh yaitu dilakukan pada malam hari menonton film motivasi bersama orangtua salah satu panitia PBSI ke Sekolah. Paginya tanggal 29 September 2019 setelah shalat subuh mahasiswa PBSI melakukan pengajian supaya PBSI ke Sekolah berkah kegiatannya sampai akhir. (rls)