BENGKALIS, datariau.com - Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Universitas Riau merupakan agenda wajib yang harus diikuti oleh mahasiswa Universitas Riau sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.
Agenda Kukerta biasanya dilaksanakan di desa-desa, salah satunya adalah desa Buruk Bakul Kecamatan Bukit Batu Kabupaten Bengkalis.
Kali ini, Tim Kukerta Universitas Riau 2018 akan melakukan sebuah agenda pengabdian yang cukup besar, yaitu penanaman 2000 Bibit Pohon di desa Buruk Bakul, Bengkalis.
Penanaman 2000 bibit pohon tersebut rencananya akan dilakukan pada 2 pekan kedepan, yakni tangal 18 Agustus 2018.
Tanggal tersebut sengaja dipilih untuk memeriahkan peringatan 73 tahun kemerdekaan Republik Indonesia.
Sebanyak 2000 bibit pohon akan ditanam di sepanjang jalan desa Buruk Bakul dan sebagian akan dibagikan kepada masyarakat setempat.
Bibit yang akan ditanam adalah pohon lindung untuk konservasi lahan yakni jenis Pulai, Trembesi dan Mahoni. Kemudian ada bibit buah seperti Matoa, Durian, Nangka dan Sirsak. Bibit pohon tersebut didapatkan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Riau.
“Kami sengaja memilih 2 jenis bibit yakni lindung dan buah, karena kami ingin dengan penanaman ini tidak hanya sekedar menanam, tapi ada manfaat yang bisa dirasakan oleh masyarakat Buruk Bakul dalam 10-20 tahun kedepan. Pohon lindung yang akan kami tanam akan berfungsi sebagai konservasi lahan sehingga mampu memperbaiki struktur tanah dan menjadidaerah resapan air sekaligus peneduh di sepanjang jalan Buruk Bakul. Kalo bibit buah lebih kepada pemanfaatan untuk konsumsi masyarakat selepas kami pergi meninggalkan desa ini,” ujar Muhammad Solikhin, selaku Koordinator Tim Kukerta UNRI 2018 desa Buruk Bakul melalui rilis kepada datariau.com, Ahad (5/8/2018).
“Kami tentunya sangat mendukung agenda ini, karena manfaat yang ditawarkan Tim Kukerta sangat lah besar. Mudah-mudahan dengan adanya penanaman ini bisa meningkatkan kesadaran masyarakat Desa Buruk Bakul untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar,” ujar Ayyub, salah seorang pemuda Desa Buruk Bakul.
Penanaman ini akan melibatkan beberapa elemen masyarakat, seperti pihak Kecamatan Bukit Batu, Koramil Bukit Batu, UPT Lingkungan Hidup Bukit Batu, Kapolsek Bukit Batu, perangkat desa Buruk Bakul, mahasiswa KKN dari UIN Suska Pekanbaru dan STIE Syariah Bengkalis, dan seluruh masyarakat desa Buruk Bakul.
ini tahapan yang akan dilakukan hanya tinggal penjemputan bibit di DLHK dan merancang teknis penanaman dengan perangkat desa Buruk Bakul.
“Kami akan bantu untuk transportasi bibit. Kami sangat berterimakasih karena telah mengupayakan penanaman di desa kami. Semoga ini akan menjadikan desa Buruk Bakul lebih asri dan nyaman, dan dapat kami rasakan manfaatnya dalam beberapa waktu kedepan,” ujar Sunaryo selaku Kepala Desa Buruk Bakul.
Saat ini Tim Kukerta Unri 2018 Buruk Bakul masih merancang tentang teknis penjemputan bibit dan teknis pelaksanaan yang akan dibawa dalam rapat dengan masyarakat pada lusa mendatang.