Mahasiswa Kukerta UNRI Bersama Pemuda Desa Tanjungsari Bangun Gapura Pelabuhan

Datariau.com
2.202 view
Mahasiswa Kukerta UNRI Bersama Pemuda Desa Tanjungsari Bangun Gapura Pelabuhan
Mahasiswa Kukerta UNRI bersama Pemuda Desa Tanjungsari Membangun Gapura Pelabuhan serta Papan Perbatasan Desa Tanjungsari (Papan Selamat Datang)

DATARIAU.COM - Mahasiswa Kukerta UNRI bersama Pemuda Desa Tanjungsari Membangun Gapura Pelabuhan serta Papan Perbatasan Desa Tanjungsari.

Desa Tanjungsari awalnya hanya memiliki satu penanda perbatasan yakni di perbatasan Desa Sendanu Darul Ihsan dan penanda tersebut pun dibuat pada masa di mana Kabupaten Kepulauan Meranti masih menjadi bagian dari Kabupaten Bengkalis. Melihat hal ini, kami berinisiatif untuk membangun suatu gapura di pelabuhan. dikarenakan pelabuhan merupakan jalan yang paling sering dipilih oleh para pendatang untuk memasuki Desa Tanjungsari.

Pengerjaan gapura ini terlaksana selama 4 hari, mulai dari tanggal 20 hingga 23 Juli 2019. Pengerjaan dilaksanakan dari pagi hingga sore setiap harinya. Pengerjaan ini langsung dikerjakan di pelabuhan. Gapura ini berbahan dasar kayu dan papan sehingga pembuatannya tidak memakan waktu yang lama berkat kerja sama dan dedikasi seluruh pihak.

 

Selain itu, Tim Kukerta Tanjungsari dibantu oleh Pemuda Desa Tanjungsari juga membuat papan penanda yang terletak di perbatasan Desa Tanjungsari dan Desa Teluk Buntal. Papan penanda ini terbuat dari kayu. Waktu pengerjaannya cukup lama, yakni dari tanggal 19 hingga 30 Juli 2019 dikarenakan adanya program kerja lain yang dilaksanakan di sela-sela waktu tersebut. 

Papan ini penanda ini merupakan salah satu kenang-kenangan dari kami, Tim Kukerta Desa Tanjungsari, untuk Desa Tanjungsari. Papan ini dikerjakan di posko setiap sore setelah kami selesai mengerjakan program kerja lain. Kemudian, setelah selesai, dibawa menggunakan gerobak milik pemuda desa dikarenakan tempatnya yang cukup jauh dari posko kami ditambah lagi papan penanda tersebut pun cukup besar. 

Sesampainya di sana, terlebih dahulu kami menentukan tempat pemasangan papan penanda tersebut dan kemudian membersihkannya. Setelah itu barulah kami memasang papan penanda tersebut bersama pemuda desa. 

 

Tidak hanya itu, kami juga membersihkan dan mengecat ulang tugu perbatasan yang dibuat pada masa Kab. Bengkalis. Dikarenakan letaknya yang berada di perbatasan desa yang cukup jauh, kami harus menggunakan motor untuk membawa peralatan dari posko seperti parang, cat, dan kuas. Pengerjaan tugu ini dilaksanakan pada tanggal 2 dan 5 Agustus 2019. Dengan kerja sama seluruh pihak, pembersihan dan pengecatan ulang tugu ini dapat berjalan dengan cepat.

Secara keseluruhan, pengerjaan gapura, papan penanda dan perbaikan tugu berjalan dengan lancar dikarenakan adanya kerja sama antara Tim Kukerta UNRI dan Pemuda Desa Tanjungsari yang bersedia meluangkan waktu. (rls)

Editor
: Samsul
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)