Focus Group Discussion Bersama Forkopimda

Mahasiswa Kampar Diberi Pemahaman Tentang Bahaya Hoax

datariau.com
1.093 view
Mahasiswa Kampar Diberi Pemahaman Tentang Bahaya Hoax

BANGKINANG KOTA, datariau.com - Jumat sore (25/10/2019), bertempat di Aula Kantor Bupati Kampar digelar Acara Focus Group Discussion (FGD) bersama Forkopimda, Mahasiswa dan Pelajar se-Kabupaten Kampar.

Adapun Tema dan Pembahasan pada FGD ini adalah "Pentingnya Peran Generasi Muda dalam memerangi HOAX dengan menggunakan Media Sosial yang bijak dan cerdas untuk menjaga stabilitas bangsa".

Acara FGD ini dihadiri Bupati Kampar diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Ir Nurhasani MM, Kapolres Kampar AKBP Asep Darmawan SH SIK, Ketua PN Bangkinang Unggul Tri Esthi Muljono SH MH, Dandim 0313/ KPR diwakili Danramil 01 Bangkinang Mayor Inf Andri, Direktur Politeknik Kampar, Perwakilan dari Universitas Pahlawan T Tambusai Bangkinang dan STIE Bangkinang.

Juga hadir Ketua PWI Kampar Akhir Yani SE, Ketua IWO Riau Mirdas Aditya, BEM Mahasiswa se-kabupaten Kampar, Perwakilan Mahasiswa dan Pelajar se-kabupaten Kampar yang berjumlah sekitar 300 orang.

Kegiatan FGD ini diawali dengan acara pembukaan dengan Pembacaan Ayat Suci Al-Qur'an, Menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan dilanjutkan Pembacaan Do'a.

Berikutnya Kata Sambutan Bupati Kampar yang dibacakan Staf Ahli Bupati Ir Nurhasani MM, dalam sambutannya ini Bupati Kampar menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan FGD ini yang dinilai sangat bermanfaat.

Setelah acara pembukaan dilanjutkan acara pokok Focus Group Discussion yang dipandu oleh moderator Rahmi Utari dari Koordinator BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) Riau.

Berikutnya pembukaan secara resmi kegiatan FGD oleh Bupati Kampar yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Ir Nurhasani MM.

Selanjutnya penyampaian materi diskusi oleh Kapolres Kampar AKBP Asep Darmawan SH SIK, selaku Narasumber pertama, beberapa hal yang disampaikan Kapolres antara lain penjelasan tentang pengertian HOAX atau Pemberitaan Palsu, Karakteristik Hoax serta tujuan Hoax yang salahsatunya adalah menciptakan kecemasan dan ketidakpercayaan masyarakat kepada Pemerintah.

Selain itu Kapolres juga menjelaskan ciri-ciri media penyebar Hoax, cara menyikapi Hoax dan upaya Polri dalam mengantisipasi Hoax serta penanganan kasus Hoax.

Pada kesempatan ini Kapolres Kampar mengajak Mahasiswa dan Pelajar selaku generasi milennial untuk mengantisipasi Hoax dan Bijak Bermedsos, jangan sampai menjadi pelaku yang dapat tersangkut dengan masalah hukum sebagai konsekuensinya.

Selanjutnya penyampaian materi dari Ketua PN Bangkinang Unggul Tri Esthi Muljono SH MH, tentang antisipasi Hoax dan Proses Hukum terhadap Pelaku Hoax yang termasuk kepada pelanggar Undang-undang ITE.

Pada kesempatan ini Danramil 01 Bangkinang Mayor Andri yang mewakili Dandim 0313/KPR juga memberikan arahannya tentang bijak menggunakan media sosial.

Berikutnya penyampaian materi oleh Ketua IWO (Ikatan Wartawan Online) Daerah Riau Mirdas Aditya, yang memberikan penjelasan tentang apa itu Hoax serta cara menyikapinya.

Kemudian penyampaian dari Ketua PWI Kampar Akhir Yani SE tentang antisipasi agar tidak terjebak menjadi pelaku Hoax dan penjelasan tentang peran Dewan Pers sebagai lembaga pengawas Media Pers.

Materi terakhir disampaikan Habib Ramadhan dari mahasiswa UIR selaku Youtuber asal Kampar, yang menjelaskan tentang penggunaan Medsos untuk hal positif dan antisipasi Hoax.

Usai penyampaian materi oleh semua narasumber dilanjutkan Sesi Tanya Jawab dari Perwakilan peserta (Audiens) kepada Narasumber terkait materi yang disampaikan.

Selanjutnya dilakukan Penandatanganan komiten bersama oleh Forkopimda, Mahasiswa dan Pelajar tentang komitmen memerangi HOAX dan bijak dalam bersosial media.

Acara FGD selesai pada pukul 17.30 wib yang ditutup dengan sesi Foto Bersama, seluruh rangkaian acara berlangsung dengan lancar. (rls)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)