KEPULAUAN MERANTI, datariau.com - Kak Seto dan Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Rosti Uli Purba serta Anggota DPRD Riau H Muhamad Adil mengunjungi Sekolah Luar Biasa (SLB) di Meranti, Selasa (12/9/2017).
Turut dalam rombongan yang berjumlah sekurangnya 30 orang tersebut dari KPAI Propinsi Riau dan Pendongeng Kelas Internasional Kang Agus.
Perjalanan panjang dimulai saat kunjungan ke SLB Sekar Meranti yang berada di Kecamatan Rangsang Barat Kabupaten Meranti.
Mulai dari Pelabuhan Tanjung Buton selanjutnya diterima Bupati Meranti H Irwan Nasir, selanjutnya menyeberang ke Kecamatan Rangsang Barat saat ke lokasi ditempuh dengan kendaraan sepeda motor dari perangkat yang bertugas di Kecamatan Rangsang Barat.
Dari Kecamatan Rangsang Barat ke lokasi SLB yang sebetulnya belum bisa dikatan layak untuk dikatakan sekolah, dimana rumah panggung ukuran 9 meter kali 5 meter yang seluruhnya terbuat dari papan.
Saat Kepala SLB Sekar Meranti menjelaskan kepada Datariau.com perjuangan dirinya untuk mendirikan sekolah ini sangat penuh dengan perjuangan dari ketidakadaan dana sampai harus menjemput muridnya satu persatu di rumah masing-masing yang jaraknya sangat berjauhan.
"Bukan itu saja bang, saya juga harus mengantarkan mereka pulang satu persatu ke rumahnya lagi," jelas Sayahrizal kepada Datariau.com secara eksklusif.
Kondisi ini diperberat lagi dimana Syahrizal sang kepala sekolah harus mencari nafkah untuk kehidupan sehari-hari dan untuk keperluan kelangsungan SLB Sekar Meranti yang dikelolanya.
"Saya setelah selesai mengajar menyadap karet dan hasilnya untuk makan dan sekolah kita ini," paparnya lagi.

Begini kondisi bangunan SLB Sekar Meranti yang sebenarnya tidak layak disebut sebagai sekolah. (foto: irwansyah/datariau.com)
Sebelum adanya pemberitaan dari media, pemerintah setempat tidak memperdulikan perjuangan Syahrizal ini.
"Baru ini aja bang sejak diberitakan adanya perhatian dari pemerintah ini," katanya lagi sembari menjukkan kendaraan yang digunakannya sehari-hari untuk menjemput anak didiknya.
Syarizal dan beberapa guru SLB Sekar Meranti lainnya mengajar dari segala tingkatan mulai dari TKLB, SDLB, SMPLB, dan SMALB.
Sementara itu H Muhammad Adil, Anggota DPRD Riau sangat terkejut dengan SLB tersebut.
"Sebelumnya saya belum tahu kalau SLB ada disitu," kata Adil.
Dijelaskan M Adil yang merupakan Politisi Partai Hanura ini, kedepan Komisi 5 DPRD Riau akan memperjuangkan sekolah yang berada di daerah terpencil.
"Terutama yang berada di desa kita akan buat alokasinya dan regulasi yang mendukung," papar Adil.
Lain lagi dengan Kak Seto, dirinya melaporkan ke Menteri Pendidikan dan Presiden Jokowi supaya sekolah yang berada di pedalaman Indonesia mendapatkan prioritas khusus.
"Saya akan sampaikan hal ini setelah kunjungan di Kepaluan Meranti ini," jelas Kak Seto kepada datariau.com yang ikut serta dalam rombongan itu.
Sementara itu, Anggota DPD RI Rosti Uli Purba akan memperjuangkannya di tingkat DPD.
"Di DPD saya juga termasuk Anggota Komite 5 yang tugasnya mengurusi pendidikan, saya akan sampaikan ini setelah kunjungan ini," kata Rosti Uli Purba.