Islam Melarang Keras Main Hakim Sendiri terhadap Pelaku Kejahatan

datariau.com
3.148 view
Islam Melarang Keras Main Hakim Sendiri terhadap Pelaku Kejahatan

DATARIAU.COM - Tindakan main hakim sendiri terhadap pelaku tindakan kejahatan tidak dibenarkan dalam hukum Islam.

"Tidak ada dan tidak dibolehkan dalam hukum Islam untuk main hakim sendiri. Dan harus diserahkan kepada yang berwenang untuk menangani kasus-kasus hukum. Dan tidak masyarakat main hakim sendiri karena itu disebut masyarakat tanpa negara," ujar Dekan Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, JM Muslimin, beberapa waktu lalu.

Menurutnya, walaupun masyarakat merasa kesal dengan pelaku kejahatan namun perilaku main hakim sendiri merupakan tindakan barbar dan liar.

Ia melanjutkan, pemberian hukuman terhadap pelaku kejahatan menjadi wewenang pemerintah. Masyarakat harus mempercayai pemberian sanksi pidana merupakan tugas ulil amri (pemimpin).

Dari sisi sosiologi hukum, tindakan masyarakat yang melakukan main hakim sendiri disebabkan oleh rasa frustasi karena meningkatnya kriminalitas dan aparat yang seolah lumpuh. Selain itu faktor lainnya, yakni proses hukum yang dianggap tidak seimbang dan adil.

Seperti kejadian baru-baru ini, MA (30) tewas mengenaskan setelah dihajar warga lalu dibakar karena dituduh mencuri tiga unit amplifier di Kampung Muara Bakti RT 12 RW 07, Desa Muara Bakti, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Selasa (2/8) petang. Namun, tudingan warga itu ditepis tetangga MA.

"Dia adalah tukang servis elektronik," kata tetangga MA, Rabu (2/8) dikutip merdeka.com.

Menurut dia, MA tercatat sebagai warga Kampung Harapan Baru, RT 1 RW 3, Desa Cikarang Kota, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Sehari-hari MA bekerja sebagai penyedia jasa service elektronik.

"Aktivitasnya memang sebagai tukang servis," katanya.

Karena itu, ia menyangsikan tuduhan warga kepada MA melakukan pencurian. Apalagi mencuri sebuah amplifier di sebuah mushalla. "Orangnya sering ke sana, shalatnya rajin. Jenazahnya tadi sudah dimakamkan," katanya.

Penulis
: Riki
Editor
: Riki
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)