HIMA PBSI FKIP UR Gelar Bulan Bahasa 2018

Ruslan
1.278 view
HIMA PBSI FKIP UR Gelar Bulan Bahasa 2018
Abdul Kadir
Pengurus HIMA PBSI FKIP UR beserta Panitia Bulan Bahasa.

PEKANBARU, datariau.com - Pembukaan Bulan Bahasa Tahun 2018 di Universitas Riau akan segera dilaksanakan. Hal itu, diungkapkan Rezki Ummi Safitri Ketua Panitia Bulan Bahasa Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Riau (UR) kepada datariau.com Rabu (24/10/2018). 

"Pembukaan kita lakukan hari Jumat Tanggal 26 Oktober dan pelaksanaan lombanya sampai tanggal 28 Oktober 2018," kata mahasiswa asal Selatpanjang itu.

Bulan Bahasa sambung mahasiswa semester V itu, merupakan kegiatan rutin tahunan dalam rangka Memperingati Bulan Bahasa yang diperingati setiap tanggal 28 Oktober. 

"Ini sekaligus memperingati hari Sumpah Pemuda," sambung mahasiswa yang akrab disapa Umi itu.

Umi menambahkan, Bulan Bahasa Tahun 2018 melaksanakan berbagai lomba, diantaranya: Lomba Baca Puisi, Tulis Cerpen, Tulis Puisi, Solo Pop, Pidato, Debat, Pewara, Desain logo, foto momen dan esai. 

"Lombanya ada tingkat SLTP, SLTA, Mahasiswa dan Umum," dengan tema memartabatkan Bahasa Indonesia sebagai Wujud Cinta Bahasa," tambah mahasiswa kelahiran 14 Juni 1999 itu.

Umi menjelaskan, pendaftaran lomba telah dibuka sejak tanggal 17 September sampai dengan 23 Oktober 2018. 

"Technical Meeting itu tanggal 24 Oktober 2018. Pelaksanaan lombanya kita mulai pukul 09.00 sampai selesai. Jika ada yang belum mendaftar atau belum mendapat undangan, silakan hubungi panitia," jelasnya.

Melan Yulia Mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa PBSI itu menuturkan, kegiatan Bulan Bahasa merupakan ajang untuk mahasiswa mengekspresikan diri terutama dalam bidang bahasa dan sastra.

"Ini sangat baik, karena di acara inilah kita bisa menampilkan bakat yang kita miliki," tutur mahasiswa semester III itu. 

Kedepan harap Melan, Bulan Bahasa kian berjaya dan mampu melahirkan serta memunculkan bakat-bakat yang dimiliki mahasiswa maupun keterampilan pada peserta didik terutama anak sekolah SLTP dan SLTA.

"Semoga bahasa Indonesia kedepan tetap menjadi bahasa yang dijunjung tinggi. Ini sekaligus menjadi bukti bagi mereka yang mengatakan bahwa bahasa Indonesia itu mudah. Coba saja ikuti lombanya, dan buktikan kalau bahasa Indonesia itu mudah. Buktikan dengan menjadi juara pertama di ajang bulan bahasa ini," pungkas mahasiswa asal Kota Pekanbaru itu. (Abd). 

Penulis
: Abdul Kadir
Editor
: Ruslan Efendi
Sumber
: datariau.com
Tag:
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)