Guru di Inhu Ini Ungkap Potongan Dana Sertifikasi Mereka Dibagi-bagi Untuk Oknum

datariau.com
2.545 view
Guru di Inhu Ini Ungkap Potongan Dana Sertifikasi Mereka Dibagi-bagi Untuk Oknum
Ilustrasi

RENGAT, datariau.com - Beberapa guru di Inhu sekian lama dana sertifikasinya dipotong oleh oknum tidak bertanggung jawab. Dana sertifikasi yang diterima guru harus dipangkas Rp305 ribu oleh oknum.

Menurut pengakuan beberapa guru di Inhu kepada datariau.com, uang potongan sertifikasi itu dibagi-bagi untuk oknum Operator, oknum Kepala Sekolah dan oknum UPT Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud).

"Kami guru di Pasir Penyu bukan dipotong, uang itu bayar dimuka saat pemberkasan akan dimulai harus bayar Rp80 ribu, setelah cair dan masuk ke rekening masing-masing kami harus bayar Rp225 ribu," kata guru tersebut kepada datariau.com, Rabu malam.

"Kalau kami para guru tidak membayar dulu yang Rp80 ribu untuk buat pegawai UPT Pendidikan yang mengecek data, maka berkas kami tidak diproses, sementara itu yang membuat pemberkasan adalah operator sekolah," terangnya lagi.

Di sekolahnya, lanjut guru salah satu SD Negeri ini, guru sertifikasi disaat akan pemberkasan harus bayar Rp80 ribu untuk pegawai UPTD Pendidikan yang mengecek data, jika tidak dibayar maka tidak diproses.

"Setelah dana cair ke rekening masing-masing kami guru sertifikasi harus bayar Rp225 ribu dikumpul lalu dikasihkan ke Kepala Sekolah," ujarnya.

Selanjutnya, lanjut guru ini, Kepsek yang mengurus yang konon jatanya untuk operator sekolah, pengawas, dan lain-lainnya termasuk juga oknum pegawai Disdikbud Kabupaten Inhu.

"Itu berkas walaupun buat sendiri, operator sekolah tetap dikasih," pungkasnya.

Kabarnya, keterangan dari berbagai guru dari beberapa sekolah, pungutan ini terjadi di seluruh sekolah di Inhu, baik SD maupun SMP.

Terkait hal ini, pihak Dinas Pendidikan Inhu belum berhasil dikonfirmasi. Tim datariau.com terus mengupayakan untuk konfirmasi untuk pemberitaan selanjutnya.

Penulis
: Heri
Editor
: Angga
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)