Fekon UPP Kalah dalam Semi Final Kompetisi Stocklab

datariau.com
1.502 view
Fekon UPP Kalah dalam Semi Final Kompetisi Stocklab
Alfa Syahputra

PEKANBARU, datariau.com - Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Pasir Pengaraian (UPP) kalah dalam kompetisi games investasi pasar modal yang dikenal Stocklab 2017 yang digelar di Hotel Pangeran Pekanbaru Wilayah Riau, Jum'at (29/9/2017).

Ketua GI Fekon UPP yang juga Dosen Prodi Akuntansi, Nofrianty didampingi Gubernur BEM Fekon UPP Alfa Syahputra mengatakan, Kompetisi Stocklab ini diikuti seluruh perguruan tinggi yang ada di wilayah Riau.

"Maka kami dari UPP mengutus 10 orang yaitu Riki Afrilian, Adrian Handa, Leo Dwi Candra, Maslan, Pransiska, Yusi Hasmita, Mutia Efendi, Sarah br Hasibuan, Endah Arianti Putri, Ratna Yuliana, meraka merupakan mahasiswa yang pernah mengikuti pelatihan beberpa minggu yang lalu di Pekanbaru," jelas Nofri kepada datariau.com melalui keterangan tertulisnya, Jumat siang.


Wanita yang biasa dipanggil Ibu Nof ini merasa senang meskipun GI di Fekon UPP baru berdiri tapi sudah mencapai preatasi. Dua peserta yang sempat lolos Semi Final yakni Leo dan Endah.

"Rasanya kami senang lolos semi final namun harus puas kandas karena permainan stocklab seperti bermain monopoli. Dengan memasang koin terbanyak, maka ia menjadi pengendali kartu tersebut," kata Leo.

"Rasanya seperti monopoli kalau sudah bermain tidak ada kawan lagi, meskipun di dalamnya sama satu universitas, ya harus pintar-pintarnya menguasai banyak saham dengan modal yang diberikan," kata Endah, mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Pasir Pengaraian ini.

Perputaran kartu tidak hanya sekali. Dari kartu yang dipegang, ia tidak boleh menahan. Jika ada peserta lain yang ingin membeli kartu tersebut, maka ia harus melepaskannya, dan seterusnya.

Dari permainan stocklab, mahasiswa semester 2 ini menuturkan, bisa mengerti pasar modal dan bagaimana mengelola investasi di pasar modal. Secara garis besar, ia bisa mengetahui kapan harus menjual saham yaitu saat harga saham mengalami kenaikan. Kemudian melakukan pembelian saat harga saham sedang turun.

"Kalau pas kartu dibuka dan menunjukan harga tetap atau stabil, saya berhak menahan atau menjual kartu yang saya pegang. Atau dengan kata lain, saya mau tahan atau jual saham saya," paparnya.

Hanya saja, Leo dan Endah kalah dalam permainan tersebut. "Yang paling penting bagaimana pengalaman yang didapat dan kita bisa paham memainkan 4 fase yaitu bidding, aksi, jual dan ekonomi, disinilah kita belajar kapan kita menjual saham dan kapan kita harus membeli saham," ungkap Leo dan Endah.

Penulis
: Alfa Syahputra
Editor
: Riki
Sumber
: Datariau.com
Tag:
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)