ROHIL, datariau.com - Tim Dosen Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Islam Riau (UIR) menggelar Pengabdian Masyarakat sebagai wujud pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi di Kabupaten Rokan Hilir Provinsi Riau.
Pengabdian masyarakat yang dilaksanakan Tim Dosen PBSI FKIP UIR mengacu pada Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 pasal 1 tentang kewajiban Perguruan Tinggi untuk menyelenggarakan Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian kepada masyarakat.

Ketua Program Studi PBSI FKIP UIR Muhammad Mukhlis S Pd M Pd mengatakan, pengabdian masyarakat merupakan bentuk pelaksanaan Tri Dharma Perguruan tinggi sekaligus menjadi bagian dari upaya meningkatkan mutu pendidikan masyarakat yang ada di daerah.
"Ini adalah kewajiban dosen untuk melakukan pengabdian masyarakat terutama dalam mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang terpenting adalah sasarannya tepat di masyarakat, kedepan kegiatan ini harus lebih ditingkatkan," kata Mukhlis menjawab datariau.com Rabu (9/1/2019) siang.
Mukhlis menuturkan, Tim Dosen PBSI kali ini melaksanakan pengabdian masyarakat di tujuh sekolah yang ada di Kabupaten Rokan Hilir Provinsi Riau.
"Pengabdian masyarakatnya dilaksanakan di Rokan Hilir dengan diikuti seluruh guru-guru dan siswa dari SMAN 1, SMAN 2, SMAN 3, SMAN 4, SMAN 5, SMAN 6 dan SMAN 7 Kecamatan Tanah Putih Kabupaten Rokan Hilir," tuturnya.
Kegiatan ini disambut baik para guru yang ada di Kecamatan Tanah Putih Rokan Hilir. Kegiatan menggunakan metode bimbingan langsung kepada para guru itu diharapkan mampu memberi motivasi sekaligus mendorong kualitas guru agar dapat menghasilkan karya dan dipublikasikan ke jurnal.
"Ini sangat bermanfaat bagi kami. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh Dosen PBSI FKIP UIR telah memberikan kami pencerahan terutama dalam melaksanakan penelitian," demikian diungkapkan Hj Rosnar Wati S Pd MM Kepala SMAN 2 Tanah Putih Rokan Hilir.
Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini, apalagi saat ini tuntutan mengenai kompetensi guru itu sangat diperlukan.
"Ini adalah program yang baik dan berguna sekali bagi guru-guru dalam memperbaiki proses pembelajaran dan penelitian PTK ini," sebutnya.

Dr Sudirman Shomary MA Wakil Dekan II Bidang Administrasi dan Keuangan FKIP UIR sangat mengapresiasi kegiatan tersebut. Pengabdian masyarakat seyogyanya dilakukan agar mampu memberi pencerahan kepada masyarakat khususnya para guru yang ada di daerah.
"Kegiatan ini sangat baik, karena ini dapat membantu dalam memajukan sekolah dan memang dua tahun terakhir ini kami fokus membantu guru-guru untuk membuat proposal penelitian. Guru-guru kita bimbing tahap demi tahap," papar Sudirman.
Tujuan akhir kegiatan ini, sebut doktor lulusan Malaysia itu, guru membuat Penelitian Tindakan Kelas (PTK). PTK sebagi bentuk penelitian bersifat reflektif dengan melakukan tindakan-tindakan tertentu agar dapat memperbaiki atau meningkatkan praktik-praktik pembelajaran di kelas secara profesional.
"Terutama guru, pangkat dari golongan IVa ke IVb itu harus publikasi jurnal terakreditasi nasional," terangnya.

Jadi, sambung Sudirman, saat ini FKIP UIR sudah menyiapkan wadah dengan adanya tiga jurnal yang terakreditasi nasional dan ini tentu sangat membantu guru-guru di daerah terutama mereka yang kesulitan dalam mendapatkan akses publikasi karya ilmiah.
"Jurnal Geram yang ada di Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia saat ini dalam proses menuju kesana (baca: jurnal nasional)," pungkas dosen berpangkat Lektor Kepala itu.
Pengabdian Masyarakat digelar Selasa (8/1/2019) mulai pukul 08.00-12.30 WIB tema 'Pelatihan Penulisan Proposal PTK Kepada Guru-guru SMAN/SMKN Se-Kecamatan Tanah Putih Kabupaten Rokan Hilir Provinsi Riau. (abd)