Mahasiswa Kukerta MBKM UNRI Sosialisasi Pembuatan POC Limbah Air Cucian Beras di Desa Suak Air Hitam

datariau.com
618 view
	Mahasiswa Kukerta MBKM UNRI Sosialisasi Pembuatan POC Limbah Air Cucian Beras di Desa Suak Air Hitam

DATARIAU.COM - Mahasiswa Kukerta MBKM UNRI mengadakan sosialisasi pembuatan pupuk organik cair atau POC menggunakan limbah air cucian beras di Desa Suak Air Hitam, Kecamatan Pekaitan, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau, Rabu (14/8/2024), dihadiri para petani serta para ibu rumah tangga di lingkungan sekitar.

Kondisi lahan petani yang cenderung masam menjadi alasan mengapa sosialisasi mengenai pembuatan pupuk POC dilaksanakan.

"Sudah beberapa lahan milik warga kami kunjungi dan kami melakukan survei mengenai apa yang menjadi permasalahan di lahan budidaya petani setempat, dan rata-rata jawaban dari petani adalah masalah tanah yang cenderung lempung berpasir. Dengan adanya permasalahan yang ada, maka kami melakukan kegiatan ini dengan harapan dapat memberikan solusi bagi petani," ujar Bramdo selaku Ketua KKN MBKM di Desa Suak Air Hitam.

Sosialisasi mengenai pembuatan pupuk organik cair atau POC ini menggunakan bahan-bahan yang mudah didapatkan dan salah satu bahan yang digunakan adalah limbah cucian beras yang setiap rumah tangga pasti memproduksi limbah tersebut, sehingga dengan adanya sosialisasi ini diharapkan masyarakat lebih memanfaatkan limbah air cucian beras yang ada.

Untuk pembuatan pupuk organik cair atau POC dari air cucian beras dinilai sangat mudah dan bahan-bahannya mudah untuk didapatkan.

Bahan yang digunakan adalah limbah air cucian beras kemudian gula merah dan EM4, sedangkan untuk cara pembuatannya adalah yang pertama kita kumpulkan limbah air cucian beras sebanyak 1.2 liter kemudian dimasukkan 50 gram gula merah dan 4 tutup botol EM4 kemudian diaduk rata dan racikan pupuk organik cair didiamkan atau difermentasi selama 7 hari dan POC siap diaplikasikan dengan perbandingan 3(POC):7(Air).

"Pembuatan pupuk organik cair ini ternyata gampang dan bahan yang digunakan gak mahal ya," ujar salah satu masyarakat desa Suak Air Hitam.***

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)