BAGAN BATU, datariau.com - Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Bagan Batu melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP-P1) SMK Pembangunan Bagan Batu melaksanakan Diklat Asesor Kompetensi Badan Nasional Profesi (BNSP).
Diklat asesor Kompetensi tersebut dilaksanakan di SMK Pembangunan Bagan Batu Jalan Dr Sutomo Kecamatan Bagan Sinembah yang dimulai sejak senin 22 hingga 26 April besok yang materi pelatihannya disampaikan oleh para Master Asesor yang berasal dari BNSP Pusat.
Dewan Pengarah LSP-P1 SMK Pembangunan Bagan Batu Muhammad Azimi ST MSi menjelaskan, diklat ini dilakukan untuk menindaklanjuti dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) yang mengesahkan skema sertifikasi Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) Level II dan III untuk SMK. Dan Kemendikbud pun menyatakan dukungan dan sinergi seluruh pihak yang merupakan modal utama untuk mewujudkan keberhasilan revitalisasi SMK.
"Sehingga, SMK mampu menghasilkan lulusan yang kompeten dan siap kerja sesuai dengan tuntutan lingkungan kerja nasional, regional maupun internasional," ungkap Azimi seperti yang dikatakan Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ( Kemendikbud ), Hamid Muhammad, dalam siaran pers yang diterima di Jakarta.
Lanjut Azimi, bahwasanya pelaksanaan Diklat Asesor Kompetensi ini dilaksanakan sudah sesuai dengan Prosedur yang diberikan oleh BNSP ( Badan Nasional Sertifikasi Profesi ) pusat. Adapun peserta diklat terdiri diri Guru SMK Pembangunan Bagan Batu (14 orang), Guru SMK Nusantara Balam (3 orang), Guru SMK Yapim Bagan Batu ( 1 orang ) dan Guru SMK Muh. Yunus Pujud (2 orang).
Dari kegiatan Diklat Asesor kompetensi ini nantinya akan menjadikan para asesornya dapat memberikan sumbangsih didalam meningkatkan kompetensi bagi siswa SMK yang ada di Kabupaten Rokan Hilir. Adapun Sertifikasi Asesor yang ada di LSP-P1 SMK Pembangunan Bagan Batu adalah :1. Teknik Komputer Jaringan ( TKJ ), 2. Multimedia, 3. Akuntansi dan Lembaga Keungan, 4. Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran, 5. Teknik Instalasi Tenaga Listrik, 6. Teknik dan Bisnis Sepeda Motor dan 7. Teknik Kendaraan Ringan ( TKR )
" Pelatihan ini merupakan pelatihan tahap I yang kedepannya kita akan berupaya untuk melaksanakan pelatihan untuk pengembangan skema yang telah ada saat ini sehingga kedepan guru-guru SMK di Rokan hilir semakin KOMPETEN," ujar Azimi.
Kemudian juga, dirinya berharap Perhatian pemerintah Provinsi Riau khususnya Dinas Pendidikan Provinsi sangat diperlukan untuk mempercepat pencapaian target kementerian pendidikan dan BNSP.
"Semoga para peserta diklat ini dapat lulus dan menjadi asesor kompetensi yang tersertifikasi oleh BNSP," ungkap Azimi sembari berharap peserta lulus secara keseluruhan. (rls)