Terkait Kasbon di Toko Bangunan Versi, Pernyataan Sekdes Perkebunan Sei Parit Sangat Mengejutkan..

datariau.com
1.973 view
Terkait Kasbon di Toko Bangunan Versi, Pernyataan Sekdes Perkebunan Sei Parit Sangat Mengejutkan..
Ilustrasi

RENGAT, datariau.com - Belum dibayarnya kasbon di Toko Bangunan Versi lebih kurang Rp20 juta oleh Seketaris Desa Perkebunan Sei Parit Kecamatan Sei Lala Kabupaten Inhu, yang saat itu mengambil material untuk proyek pembangunan mata anggaran ADD tahun 2016, terungkap.

Pernyataan Sekdes Suprayogi sangat mengejutkan. Dimana dia mengakui uang ADD saat itu tidak terbayarkan ke hutan di Toko Bangunan karena terpakai olehnya dan juga dipakai Kades.

"Uang tersebut sudah terpakai oleh saya dan juga Kades. Saya ada pakai lebih kurang antara 5 juta atau 7 juta, selebihnya uang tersebut dipakai oleh kades," terang Yogi kepada datariau.com yang terekam dengan jelas, Selasa (18/4/2017).

"Uang itu terpakai oleh saya, karena waktu itu keluarga saya di Siak sedang sakit dan saya membutuhkan dana, maka saya pakai dulu, selain saya yang pakai uang itu kepala desa juga ikut pakai lebih kurang sekitar 13 atau 15 juta, uang yang dipakai oleh pak Kades langsung saya yang kasihkan," terang Yogi dengan jelas.

"Mengenai saya tidak angkat telepon atau balas SMS pemilik Toko Versi, karena handphone saya beberapa bulan yang lalu rusak dan saya pakai handphone istri saya dengan nomor berbeda," terang Yogi lagi.

Sementara itu, Kades Perkebunan Sei Parit, Julimin saat dikonfirmasi ulang mengatakan, uang ADD itu cair 40-60, pencairan pertama 40 persen dan pencairan kedua 60 persen.

"Untuk pencairan pertama memang ada saya pakai uang tersebut, tapi sudah saya kembalikan dengan cara saya pinjam uang koperasi, mengenai pencairan tahap kedua saya tidak tahu sama sekali," terangnya.

"Dan tidak benar apa yang dikatakan oleh Yogi Sekdes saya bahwa saya dibilang ada pakai uang ADD 13 atau 15 juta. Saya tidak ada menggunakan uang itu, uang darimana dan uang untuk apa," bantah Julimin.

Terpisah, Camat Sei Lala Yus Amrina saat dikonfirmasi melalui selulernya mengatakan, sudah dibayar atau belumnya kasbon kegiatan ADD di Desa Perkebunan Sei Parit tidak ada kewenangan dirinya.

"Bukan menjadi urusan atau tanggujawab saya, tanyakan saja langsung sama yang bersangkutan," singkatnya.

Penulis
: Heri
Editor
: Adi
Sumber
: Datariau.com
Tag:
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)