PADANG, datariau.com - Kesungguhan Walikota Padang H Mahyeldi Ansharullah Dt Marajo dalam memimpin memang telah dirasakan dari berbagai program dan agenda pembangunan yang dilakukan Pemerintah Kota Padang.
Meski demikian, demi lebih meningkatkannya lagi serta melihat kebutuhan pembangunan yang terbilang besar kedepan, sangat memerlukan adanya sinergi dengan banyak pihak termasuk para perantau Minang baik yang berada dalam negeri maupun di luar negeri.
Seperti kali ini, Walikota bersama pimpinan OPD di lingkup kerjanya menggelar pertemuan guna berdiskusi bersama perantau di Hotel Balairung, Jakarta, Kamis (27/4/2017) malam.
Walikota H Mahyeldi menyampaikan, tujuan utama pertemuan tersebut ingin mendapatkan masukan dan pandangan dari para perantau terhadap arah kebijakan Pemko Padang kedepan. Karena mau tidak mau Pemko Padang harus melibatkan dukungan pihak ketiga, demi mendukung pembangunan agar senantiasa berjalan lancar dan terjadi peningkatan.
"Perantau-perantau kita ketahui banyak memiliki jaringan dan diantaranya juga banyak yang telah menjadi pengusaha-pengusaha sukses baik di dalam ataupun di luar negeri. Semoga, dengan mempresentasikan beberapa agenda-agenda dan potensi yang dimiliki Kota Padang di hadapan para perantau, maka insya Allah diharapkan bisa menjadi bahagian yang akan melancarkan apa yang kita rencanakan dan upayakan kedepan," sebut Mahyeldi.
Disebutkannya, dalam pertemuan tersebut pihaknya juga ingin melihatkan dan memberikan akuntabilitas terhadap kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan Pemko Padang selama 2014 hingga 2016.
"Sehingga dengan itu diharapkan para perantau nantinya juga bisa melihat langsung ke lapangan terkait langkah-langkah apa yang hendak dilakukan termasuk salah satunya mendukung dalam hal investasi," imbuhnya.
Disamping itu, terkait capaian dari 10 program unggulan (progul) yang diusungnya bersama Wakil Walikota Emzalmi Mahyeldi pun bersyukur hingga saat ini sudah lebih 73 persen tercapai secara keseluruhan.
"Mudah-mudahan Insya Allah, dalam dua tahun kedepan bisa kita sempurnakan dari 2017 ini hingga 2018 dan 2019 nanti. Jadi, kita punya waktu lebih kurang 2,5 tahun lagi. Maka itu, semoga apa yang kita rencanakan tetap berjalan dan untuk mempercepatnya salah satu upaya yaitu dengan mengharapkan dukungan para perantau," tuturnya.
Lebih lanjut Mahyeldi menambahkan, dengan adanya masukan-masukan dari para perantau tentunya merupakan suatu hal yang konkrit lagi Pemko Padang ke depan.
"Insya Allah, semoga kita akan lebih fokus lagi kedepan. Mudah-mudahan, para perantau Minang dimana saja berada akan senantiasa bersinergi. Dan mari basamo kito mambangun Kota Padang. Mari!" tukasnya mengakhiri.
Dalam pertemuan dengan suasana keakraban tersebut, Mahyeldi memaparkan arah kebijakan Kota Padang tahun 2018 serta realisasi program dan agenda pembangunan yang telah dilakukan dalam tiga tahun terakhir.
Beberapa para perantau pun terlihat antusias dengan diantaranya menyampaikan berbagai masukan dan pandangan untuk kemajuan Kota Padang kedepan. Tampak hadir pada kesempatan itu, Ketua DPRD Padang Erisman bersama Wakil Ketua Wahyu Iramana Putra serta Sekda Asnel dan para Pimpinan OPD di lingkup Pemko Padang.
Sementara para perantau cukup banyak hadir dari berbagai kalangan, diantaranya juga Anggota DPR RI, Hermanto serta Andrinof Chaniago mantan Kepala Bappenas yang sekarang menjabat Komisaris Utama BRI.