Pemko Padang Kembali Lakukan Penguatan Lembaga Adat yang Semakin Terkikis Kemajuan Zaman

datariau.com
1.153 view
Pemko Padang Kembali Lakukan Penguatan Lembaga Adat yang Semakin Terkikis Kemajuan Zaman
Irwandi Rais
Pemko Padang Kembali Lakukan Penguatan Lembaga Adat yang Semakin Terkikis Kemajuan Zaman.

PADANG, datariau.com - Karena terjadinya penurunan nilai adat dan budaya Minangkabau, disebabkan berbagai pengaruh negatif yang datang dari luar, termasuk imbas kemajuan teknologi informasi, maka Bagian Kesra Pemko Padang melakukan upaya penguatan lembaga adat dan pelestarian nilai budaya Minangkabau se-Kota Padang.

Kegiatan ini dikuti pengurus KAN, Bundo Kanduang, Mui, Rang Mudo, IPSI dan Sasaran Silek, PKK, GOW, Karang Taruna, Organisasi Baju Kurung Basiba dan lain sebagainya di masjid Agung Nurul Iman Padang, Rabu (7/2/2018).

Kabag Kesra Pemko Padang Jamilus SAg kepada datariau.com Rabu siang mengtakan, bahwa Kota Padang sebagai ibukota Provinsi Sumatera Barat memiliki misi mewujudkan Kota Padang menjadi kota pendidikan, perdagangan, dan pariwisata yang sejahtera, religius, serta berbudaya.

"Untuk itu butuh perhatian bersama dalam menjaga prilaku ana-anak dan generasi muda di kota tercinta ini, jangan sampai terlibat pada hal yang tak diinginkan bersama, seperti pergaulan bebas, tawuran, apalagi Narkoba yang menghancurkan masa depan mereka," terangnya.

Keberadaan Lembaga Adat di Kota Padang, lanjutnya, harus tetap terjaga, dipelihara hingga masa mendatang.

"Indak Lakang Dek Paneh, Indak Lapuak Dek Hujan. Maka Pemko Padang selalu memberikan perhatian yang besar terhadap kegiatan keagamaan, adat, dan budaya serta kesejahteraan masyarakat. Peranan Lembaga Adat amat dibutuhkan pula memberikan pemahaman tentang norma adat, agar mereka bisa menjauhi berbagai kegiatan yang merusak dirinya sendiri," terangnya lagi.

Ketua Panitia Kegiatan Penguatan Lembaga Adat se-Kota Padang, Agustina SH MM menyebutkan, peserta kegiatan ini berjumlah 170 orang, dari utusan KAN, LKAAM, MUI, IPSI dan Sasaran Silek, PKK, GOW, Organisasi Salon Penganten, Majelis Taklim, Karang Taruna, dan lainnya. Kegiatan selama dua hari, Rabu dan Kamis (7-8/2/2018) di aula masjid Agung Nurul Iman.

"Tujuannya untuk meningkatkan peran dan tugas lembaga adat sebagai pembina dan pelestarian seni budaya dan adat Minangkabau yang berkualitas, profesional, kreatif, dan inovatif, sebagai motor penggerak kemajuan hidup beradat dan berbudaya serta bermartabat di Kota Padang. Sasarannya memberdayakan seluruh Niniak Mamak, pemangku adat serta generasi pewaris pemangku  fungsional adat Bundo Kanduang, Cadiak Pandai dan Alim Ulama di nagari se-Kota Padang," pungkasnya.

Penulis
: Irwandi Rais
Editor
: Angga
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)