Pembangunan Sarana dan Prasarana Pemukiman Transmigrasi di Desa Lembah Dusun Gading Inhu Terkesan Asal Jadi

datariau.com
1.750 view
Pembangunan Sarana dan Prasarana Pemukiman Transmigrasi di Desa Lembah Dusun Gading Inhu Terkesan Asal Jadi
Heri
Pembangunan yang dinilai asal jadi.

RENGAT, datariau.com - Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Tenaga Kerja di tahun 2016 menganggarkan Rp 932.820.000 untuk pembangunan sarana dan prasarana pemukiman Transmigrasi di Desa Lembah Dusun Gading Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Inhu.

Kuat dugaan pembangunan sarana dan prasarana pemukiman transmigrasi di desa Lembah Dusun Gading yang dikerjakan oleh PT Cahaya Nusantara asal jadi alias amburadul.

Data yang dihimpun tim Datariau.com, perkerjaan yang terkesan asal jadi seperti pemasangan pipa air dan pipa lainnya, pemasangan batu dinding, konsen pintu dan jendela, kayu yang digunakan tidak kayu berkelas.

Selain itu juga berkembang isu bahwa rekanan kontraktor dari mulai berkerja dan sampai hampir selesai tidak ada memberitahu kepada kepala desa setempat.

Kepala Desa Lembah Dusun Gading, Amirullah saat dikonfirmasi mengatakan, bahwa pihak pemborong atau kontraktor sampai saat ini tidak ada berkoordinasi dengan desa, maka pihknya sendiri juga tidak tahu pekerjaannya seperti apa.

"Kelihatannya hari ini sudah tidak ada lagi orang kerja, dan saya pun tidak tahu apakah pembangunan itu sudah siap atau belum," ujarnya, Selasa (30/8/2016).

"Ya, dari mulai mereka kerja dan sampai sekarang mereka tidak ada melaporkan kepada saya," sambungnya menjelaskan.

Sementara itu, kepala tukang atas nama Surya saat jumpa di kedai kopi Asit Pasar Air Molek mengatakan, mengenai pembangunan yang dikatakan tidak sesuai bestek dirinya mengaku tidak tahu. "Tanya saja langsung sama kontraktornya," ujarnya.

"Katanya kami datang tidak lapor ke Kades, kami sudah lapor kepada pak camat dan bahkan pak camat langsung yang mengantarkan kami ke desa Lembah Dusun Gading," sambung Surya.

Saat dimintai nomor kontak kontraktor atau pemborong proyek tersebut, Surya pun berkilah nomor kontraktor banyak dan tidak tahu apakah masih aktif atau tidak.

"Saya tidak ada nomornya dan pemborongnya miliki nomor banyak," singkatnya sembari meninggalkan wartawan yang belum lagi selesai konfirmasi lebih lanjut.

Penulis
: Heri
Editor
: Zardi
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)