Kontraktor Mengeluh, Ada Setoran Rp300 Ribu Per Paket

datariau.com
2.198 view
Kontraktor Mengeluh, Ada Setoran Rp300 Ribu Per Paket
Illustrasi

RENGAT, datariau.com - Sedikitnya ada 39 paket proyek yang saat ini dalam kendala pencairan dikarenakan tidak ada proposal.

Selain itu, juga diwajibkan untuk setor Rp300 ribu sebelum mengajukan pencairan di bidang keuangan Seketariat Sekda Inhu.

Persoalan ini awalnya karena proposal dari Kelurahan atau Desa yang tidak ada, maka kontraktor terkendala untuk mencairkan pekerjaan mereka. Kemudian belakangan terkuak pula adanya setoran Rp300 ribu oleh kontraktor kepada salah seorang kontraktor tukang kumpulkan uang.

"Seluruh rekanan kontraktor yang mendapat proyek di Disporabudsata Inhu diwajibkan setor Rp300 ribu per paket, setelah menyetor barulah kita dapat mengajukan usulan pencairan," kata rekanan kontraktor asal Rengat yang tidak mau namanya disebutkan, saat berbincang dengan datariau.com, Senin (27/6/2016).

Uang Rp300 ribu itu, jelasnya, dikumpulkan oleh rekanan kontraktor dari Air Molek inisial JN, dan uang itu disetorkan kemana pihaknya juga kurang tahu. Saat kontraktor inni ditanya datariau.com ikut bayar tidak, dia mengaku ikut bayar.

"Kalau tidak ikut bayar gimana mau bisa termen, semua rekanan kontraktor membayar," sebutnya.

Sementara itu, rekanan kontraktor asal Air Molek yang mengumpulkan uang inisial JN saat dikonfirmasi membenarkan adanya pengumpulan uang tersebut.

"Tapi itu bukan pemotongan atau setoran sebagaimana yang dihebohkan selama ini. Itu uang iuran dan inisiatif kami dan tidak ada disuruh orang dinas dari manapun, uang itu digunakan untuk beli makanan dan minuman di saat kita melakukan pengurusan sampai malam," jelasnya.

Jn juga mengatakan, tidak semua rekan kontraktor ikut iuran, siapa yang mau saja, yang tidak maupun iuran tidak dipaksa. Makanan dan minuman yang dibeli dari hasil iuran itu dimakan dan diminum bersama. "Menurut saya, itu tidak masalah," singkat JN.

Terkait hal ini, Kepala Disporabudsata Armansah dan Kepala Bidang (Kabid) Olahraga, Rima, belum juga dapat dimintai keterangan, saat dijumpai di ruang kerjanya masing-masing tidak ada di tempat. Saat dihubungi selulernya masuk, namun tidak mau jawab telpon.

Sementara informasi yang berkembang saat ini, selain tidak ada proposal dan setoran Rp 300 ribu per paket, juga lagi santer-santernya tentang nilai di RAB tidak sesuai dengan nilai pencairan di setiap paket dikarenakan adanya pengurangan DBH.

Penulis
: Heri
Editor
: Ummu SH
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)