Kelola Dana Desa, Bupati Rohil Ingatkan Datuk Penghulu Jangan "Main Sendiri"

datariau.com
1.274 view
Kelola Dana Desa, Bupati Rohil Ingatkan Datuk Penghulu Jangan "Main Sendiri"
Samsul
Bupati Rohil H Suyatno saat acara pelantikan Penghulu di Bagan Batu.

BAGANSINEMBAH, datariau.com - Bupati Rokan Hilir H Suyatno mengingatkan kepada Datuk Penghulu yang baru dilantik maupun sudah dilantik sebelumnya untuk ekstra hati-hati dalam mengunakan anggaran dana DD dan ADD.

"Dalam mengunakan dana desa, ini juga harus ekstra hati-hati, karena apa, bukan hanya terjadi di Rokan Hilir saja, dimana-mana seperti itu yang menjadi sorotan publik sangat luar biasa memantau desa dalam pengunaan angaran tersebut," tegas Bupati Rohil H Suyatno di Bagan Batu, Rabu (24/1/2018).

Bupati Rohil berpesan, yang penting harus keterbukaan dalam kerja sama dengan perangkat-perangkat yang ada, seperti LPM, BPK dan segala macam,  bilamana ada kerja sama yang bagus, tentu hasilnya akan bagus dan jangan main sendiri-sendiri.

"Sebab menyikapi persolan desa itu banyak sorotan berbagai pihak. Sorotan mata kini tertuju pada kita, makanya mengunakan dana ADD dan DD harus hati-hati," pinta Bupati.

Suyatno menambahkan, sudah banyak contoh penghulu tersandung hukum dan masuk penjara karena dana desa. "Mudah-mudahan di tahun 2018 Rokan Hilir tidak ada terjadi seperti yang sudah-sudah yang tidak kita inginkan terjadi," katanya.

Selain itu, Bupati menegaskan lagi, para Datuk Penghulu harus berdayakan LPM, perangkat-perangkat desa harus diberdayakan, dibawa kereja sama dan tidak bisa ditinggalkan mereka.

"Nanti, kalau ditinggalkan, meletop-meletop dia, ini bahaya. BPK juga harus dibawa, kadang BPK yang ditinggalkan. Kemarin pernah terjadi, tapi bukan disini, disana, kwitansi penghulu yang megang, cap dia yang megang, bendahara ini jadi tunggul, taunya uang cair terus, jadi heran itu bendahara kok ini uang terus keluar ini, bila saya meneken, saya tidak tahu ini itu," kata Bupati lagi mengingatkan.

Penulis
: Samsul
Editor
: Riki
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)