Camat Pasir Penyu Diminta Tegas Terhadap Pekat yang Terus Menjamur

datariau.com
1.770 view
Camat Pasir Penyu Diminta Tegas Terhadap Pekat yang Terus Menjamur
Heri
Camat Pasir Penyu Nurdjanah SP.

RENGAT, datariau.com - Menjamurnya penyakit masyarakat (Pekat) seperti lokalisasi protitusi, warung tuak, judi, rumah kontrakan yang terindikasi jadi tempat protitusi, warung ramang-remang, warnet buka sampai tengah malam dan lainnya, sudah sangat meresahkan masyarakat Pasir Penyu, Inhu.

Seperti masyarakat Air Molek Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Inhu, meminta camat segera menertibkan atau menutup tempat-tempat yang disinyalir menjadi tempat Pekat.

"Camat Pasir Penyu yang baru harus segera berkerja ekstra dalam penertiban Pekat yang saat ini semakin menjamur, bila tidak mampu tertibkan segera minta bantuan ke Satpol PP, Kepolisian dan TNI. Karena saat ini pratek protitusi tidak saja di lokasi sawitan, tapi rumah kontrak juga terindikasi dijadikan tempat protitusi," kata seorang warga, Yudi kepada datariau.com, Ahad (9/10/2016).

"Demikian juga dengan kedai tuak dan warnet yang semakin hari semakin menjadi, seperti warnet di depan daeler Honda, warnet itu buka sampai larut malam," papar Yudi.

Warga Air Molek lainnya Hatta Munir yang juga Ketua LSM MPR Ber-Nas mengatakan, pembagunan rumah liar di komplek pasar Sri Gading Kecamatan Pasir Penyu juga tengah jadi sorotan.

"Konon beritanya bangunan liar yang dibangun diduga disewakan oleh sekelompok oknum masyarakat desa yang tak jelas jabatannya. Malah mereka lebih berkuasa mangatur di kopleks pasar Sri Gading, sedangkan Kepala UPT Pasar sebagai petugas yang ditunjuk oleh Dinas Pasar Pemkab Inhu tidak berdaya untuk menertibkannya, kan ini aneh," ujar Hatta Munir.

"Pungutan kebersihan setiap hari dipungut ternyata sampah masih berserakan di setiap sudut pasar," keluh Hatta Munir.

Selain itu, lanjutnya, banyaknya bangunan kios-kios liar yang berada di komplek pasar Sri Gading membuat pemandangan pasar tesebut menjadi berantakan, lingkungannya pun kumuh, dan wabah penyakit pun tidak terhidarkan.

"Diminta Bupati Inhu turun untuk meninjau ke kopleks Pasar Sri Gading, apabila Camat Pasir Penyu tidak mampu menertibkannya," pungkas Hatta Munir.

Camat Pasir Penyu Nurdjanah SP saat dikonfirmasi mengenai hal ini malah meminta wartawan mengkonfirmasi ke Kasi Terantib Said Hasan.

"Karena itu bidangnya, saya lagi acara pembukan MTQ di Pekanbaru," singkat Camat Pasir Penyu.

Sementara Kasi Terantib Said Hasan saat dikonfimasi juga tidak ada banyak komentar. "Besok saja hari Senin kita jumpa di kantor, sekarang saya bersama camat dan pegawai lainnya sedang ikuti pawai MTQ di Pekanbaru," pungkasnya.

Penulis
: Heri
Editor
: Riki
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)