Akhirnya TAPD dan Banggar Sepakat RAPBD Inhu Tahun 2017 Rp1,3 Triliun

datariau.com
964 view
Akhirnya TAPD dan Banggar Sepakat RAPBD Inhu Tahun 2017 Rp1,3 Triliun
doc.
Ketua DPRD Inhu H Miswanto.

RENGAT, datariau.com - Setelah berulang kali dilakukan rapat pembahasan KUA-PPAS RAPBD Indragiri Hulu (Inhu) Tahun 2017 dan bahkan sampai terjadi ketegangan antara Badan Anggaran (Banggar) dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Inhu, akhirnya kesepakatan KUA-PPAS RAPBD tahun 2017 sebesar Rp.1.396.712.193.492.

Kesepakatan itu diambil dalam rapat Banggar dan TAPD pada Rabu (28/12/2016) di ruang Banggar DPRD Inhu. Sedangkan pada pertemuan pertama dan kedua pekan sebelumnya, embrio KUA-PPAS dari eksekutif ditolak legislatif dengan alasan Silpa selama tahun 2016 belum tercatat.

"Sudah sepakat, angkanya Rp1,396 triliun lebih," jawab Plt Sekdakab H Hendrizal saat dikonfirmasi usai rapat.

Dijelaskan Hendrizal, kata sepakat antara kedua instansi itu tanpa syarat. "Angkanya tetap seperti dulu atau tidak ada perubahan dan tidak ada perbaikan formasi," lanjut Plt Sekda Inhu Hendrizal.

Sementara itu, Ketua DPRD Inhu H Miswanto yang juga selaku Ketua Banggar saat dikonfirmasi mengatakan, meski berlangsung alot dan hampir melalui jalur voting, usulan nota keuangan KUA-PPAS akhirnya disepakati.

"Benar, sudah disepakati," jawab Politisi Golkar Inhu itu di ruang kerjanya.

Formasi data KUA-PPAS yang diterima Banggar, nota keuangan KUA-PPAS RAPBD tahun depan Rp.1.396.712.193.492 terdiri dari belanja langsung sebesar Rp 593.742.798.452.

Selama rapat, kepada TAPD Pemkab Inhu Banggar berpesan untuk dapat memploting kemungkinan adanya tambahan bantuan keuangan (bankeu) ke dalam KUA-PPAS.

"Satu kata sepakat tambahan, jika selama proses pembahasan RAPBD sedang berlangsung dan ada masukan Bankeu hendaknya diploting ke dalam RAPBD sebelum jadi Perbup," ungkap Miswanto.

Karena permohonan Banggar itu disetujui TAPD, maka kata sepakat pun mengerucut tanpa harus voting.

Penulis
: Heri
Editor
: Adi
Tag:
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)