Akhirnya Gubernur Riau Temui Warga Sakai yang Berdemo di Kantornya

datariau.com
1.974 view
Akhirnya Gubernur Riau Temui Warga Sakai yang Berdemo di Kantornya

PEKANBARU, datariau.com - lebih kurang satu jam lebih lamanya menggelar unjuk rasa di Kantor Gubernur Riau menuntut dikembalikannya tanah ulayat warga Sakai yang dikuasai oleh PT Ivomas Tunggal, Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman akhirnya datang menemui para pengunjuk rasa, Rabu (15/3/2017) siang.

Mengenakan baju adat melayu Riau berwarna kuning keemasan, orang nomor satu di Bumi Lancang Kuning yang akrab dengan sapaan Andi Rahman itupun ikut berpanas-panasan mendengarkan tuntutan atau orasi dari warga Sakai. Agar usahanya menemui Gubri tak sia-sia setelah berjalan kaki dari Kandis ke Pekanbaru sejak kemarin, warga Sakai bahkan 'menantang' gubernur agar mau memanggil pihak PT Ivomas Tunggal yang telah merampas tanah ulayat milik mereka.

"Kami sudah bosan dengan janji-janji dari pemerintah. Janji-janji itu sudah pernah kami rasakan dari pemerintah kabupaten (Siak). Jadi kami minta bapak Gubernur Riau bisa memanggil perwakilan PT Ivomas Tunggal datang ke sini untuk dan menemui kami semua. Mereka (PT Ivomas) sudah mengambil, merampas dan menguasai tanah ulayat kami seluas 24.000 ribu hektar. Kalau kami pulang hanya dapat janji dari bapak tanpa penyelesaian, lebih baik kami tetap di sini (kantor Gubri) sampai ada kepastian dari pak Gubernur," ujar Korlap warga Sakai, Sony ketika menyampaikan penderitaan yang dirasakannya di depan Gubri.

Melalui alat pengeras suara, ia juga menyerukan dua tuntutan utama kepada Gubernur Riau. Yakni meminta Gubri harus mengembalikan tanah ulayat seluas 24.000 milik warga suku Sakai yang sudah dikuasai dan diambil PT Ivomas Tunggal serta meminta Gubri untuk memeriksa perizinan Hak Guna Usaha (HGU) dari PT Ivomas.

"Kalau tanah kami belum dikembalikan, mohon maaf pak Gunernur, kami tidak akan mundur selangkah pun dari kantor bapak. Kami akan tetap bertahan di sini," tegasnya. Menyikapi permintaan para warga Sakai itu, Gubri Arsyadjuliandi Rachman mengatakan pihaknya baik pemerintah provinsi maupun kabupaten tidak mungkin akan menyia-nyiakan rakyatnya. Termasuk nasib warga Sakai yang sedang terlunta-lunta karena tanah tempat tinggalnya telah diambil PT Ivomas. Hanya saja dia juga mengingatkan kepada warga Sakai untuk bersabar. Apalagi permasalahan yang tengah dihadapi tersebut tak akan bisa terselesaikan dalam waktu singkat.

"Selama masih kewenangan pemerintah provinsi, pasti kita usahakan solusinya. Tapi kalau sudah menyangkut kewenangan lain diluar pemerintah provinsi, maka kami minta waktu untuk memanggil perusahaan terkait membahas permintaan bapak ibu sekalian," gumamnya.

Meski sudah mendengarkan jawaban sang gubernur, namun warga Sakai yang berunjuk rasa tetap tidak merasa puas. Mereka mengklaim belum mendapatkan kepastian dari gubernur sehingga akan tetap menduduki kantor Gubri sampai mendapat kepastian mengenai nasib mereka.

Editor
: Adi
Sumber
: Riauterkini.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)