Mardianto: Konstruksi Besi Bando Jalan Bahayakan Pengendara

1.440 view
Mardianto: Konstruksi Besi Bando Jalan Bahayakan Pengendara
Pengamat Tata Kota Mardianto Manan. foto: net
PEKANBARU, datariau.com - Pengamat Tata Kota, Mardianto Manan menilai, saat ini beberapa titik reklame banyak yang menyalahi aturan yang ada. Tidak sedikit juga reklame berbentuk bando yang berdiri di atas jembatan penyeberangan orang membahayakan pengendara yang melintas.

"Kalau kontruksi besi tidak kuat, bando-bando itu bisa jatuh. Kasihan pengendaranya. Bisa mati orang," kata dosen Universitas Islam Riau (UIR) Jurusan Perencanaan dan Tata Kota, baru-baru ini.

Atas hal itu, Mardianto meminta kepada Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru untuk segera melakukan kajian evaluasi terhadap reklame dalam bentuk bando dan yang ada di atas jembatan penyeberangan tersebut.

"Harusnya Pemko kurangi reklame bando-bando itu. Reklame di atas jembatan juga saya lihat terlalu membahayakan. Coba turunkan konsultan biar nanti dicek apakah besi-besi itu sudah dilakukan kajian yang benar," sebutnya lagi.

Selain itu, Mardianto mengatakan bahwa saat ini juga ada beberapa reklame yang dipasang menampilkan gambar vulgar dan bertentangan dengan visi misi Kota Pekanbaru.

"Saya pernah lihat reklame besar di Sudirman ada orang berenang pakai bikini. Ada pula iklan reklame yang bentuk shampo yang memakai pakaian tidak pantas yang gambarnya seronok," terangnya.

Atas kejadian itu, dirinya melihat bahwa Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) kecolongan dalam pemberian izin tayang. Sehingga reklame-reklame itu dibiarkan berdiri begitu saja meski menabrak estetika yang ada.

"Perda reklame perlu untuk menata tata krama tadi. Paradigma Dispenda saya lihat sekarang walaupun salah yang penting uang masuk," cetusnya. (*)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)