Jangan Semprotkan Angin Kompresor ke Mesin Motor saat Ganti Oli, Ini Risikonya

Junaini
846 view
Jangan Semprotkan Angin Kompresor ke Mesin Motor saat Ganti Oli, Ini Risikonya
Foto: Kumparan.com
ILUSTRASI: Menyemprotkan angin kompresor ke mesin motor.
DATARIAU.COM - Penggantian oli mesin motor secara berkala merupakan tindakan penting untuk menjaga kondisi komponen dalam mesin dan mempertahankan performa kendaraan. Namun, terdapat beberapa metode yang justru harus dihindari selama proses penggantian oli untuk mencegah risiko kerusakan pada bagian dalam mesin.

Salah satu metode yang sering disalahartikan adalah menggunakan semprotan angin dari kompresor untuk mengeluarkan sisa oli lama dari dalam mesin. Tujuannya adalah agar semua residu oli bekas dapat dikeluarkan sepenuhnya.

Meski demikian, perlu disadari bahwa setelah pengurasan oli lama, akan selalu tersisa sejumlah kecil oli serta kotoran hasil pembakaran yang tertinggal. Oleh karena itu, direkomendasikan untuk tidak menyemprotkan angin kompresor ke ruang penyimpanan oli di dalam mesin motor.

Baca juga: Pentingnya Menggunakan Oli Sesuai Rekomendasi Pabrikan

Dikutip dari Astrahonda.com, penggunaan angin kompresor berpotensi memberikan dampak buruk bagi mesin karena angin yang dihasilkan mengandung uap air. Jika uap air tersebut bercampur dengan oli, hal ini dapat menurunkan kemampuan oli dalam melumasi komponen mesin. Selain itu, efek negatif lain yang dapat timbul adalah masuknya kembali kotoran atau partikel kecil dari filter oli ke dalam mesin.

Ketika bagian dalam mesin disemprot dengan angin bertekanan tinggi, kotoran yang terdapat dalam filter oli akan tersembur keluar. Meskipun kotoran yang keluar dapat membuat filter menjadi bersih, namun yang berbahaya adalah jika kotoran seperti gram atau bubuk besi tersebut justru kembali tersembunyi di sela-sela mesin.

Jika dibiarkan dalam jangka waktu lama, kotoran ini dapat menyebabkan mesin menjadi keropos dan akhirnya mengalami kerusakan serius, sehingga pemilik harus mengeluarkan biaya perbaikan yang lebih mahal.

Jadi, apa alternatif lain untuk mengeluarkan sisa oli pada mesin motor selain menggunakan semprotan angin kompresor?

Baca juga: Tiga Penyebab Utama Mobil Sulit Distarter dan Cara Mengatasinya

Perlu diketahui, sisa oli di dalam mesin hanya berjumlah beberapa cc saja. Dikutip dari Momotor.id, jika masih ingin mengeluarkan sisa oli, dapat dilakukan dengan menggunakan kick starter. Pastikan posisi kunci kontak dalam keadaan mati saat melakukannya.

Gunakan kick starter sebanyak 3-5 kali saja dan ulangi langkah ini setelah motor didiamkan selama 10 menit. Tidak perlu terkejut jika oli yang keluar hanya sedikit, karena memang jumlah sisa oli kotornya tidak banyak. ***

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)