Bahaya BBM Tercampur Air, Ancaman Serius bagi Performa dan Komponen Mobil

Junaini
650 view
Bahaya BBM Tercampur Air, Ancaman Serius bagi Performa dan Komponen Mobil
Foto: Momobil.id
Waspada dalam mengisi BBM, jangan sampai kendaraan Anda rusak karena hal ini.

DATARIAU.COM - Keberadaan air dalam tangki bahan bakar minyak (BBM) kendaraan bermotor menjadi momok menakutkan bagi pengendara. Pasalnya, air bersifat korosif dan termasuk zat kontaminan yang dapat menurunkan performa mobil serta merusak komponennya.

Didi, Dealer Technical Support Dept. Head PT Toyota Astra Motor (TAM) menegaskan, bahwa air yang tercampur dalam tangki BBM wajib segera dikuras.

"Tidak ada cara lain, harus dikuras tangkinya. Sebab, kalau didiamkan bisa merusak pompa bensin," ujarnya.

Pendapat serupa disampaikan Elin Estanto, pemilik GK Auto Service Gunung Kidul. Menurutnya, air yang tercampur dalam bensin dapat membuat mobil mogok.

"Gejala ringannya yakni mesin menjadi brebet, saat pedal gas diinjak bukannya mobil mau lari tapi malah tenaganya hilang, dan muncul getaran di mesin seperti akan mati," jelasnya dikutip Kompas.com.

Baca juga:Hindari Gonta-ganti Jenis BBM, Ini Efek Buruknya pada Mesin Kendaraan

Elin menambahkan, air seharusnya tidak berada di dalam tangki BBM karena dapat mengganggu performa dan menyebabkan kerusakan komponen bila tidak segera ditangani.

"Injektor bisa rusak, begitu juga pompa bensin karena sifat air dapat merusak logam, seperti pompa bensin dan injektor," ujar Elin.

Suryo, seorang teknisi mesin mobil, menyebut bahwa mobil berbahan bakar bensin berbeda dengan diesel yang memiliki filter sedimenter untuk menyaring air. Dampaknya, jika ada campuran air di tangki bahan bakar kendaraan bensin, akan berpengaruh pada injektor dan piston.

"Jika mesinnya injeksi, itu akan berdampak pada injektornya. Kalau tidak, ya, pistonnya akan bermasalah," kata Suryo dikutip Batamnews.co.id.

Tingkat kerusakan yang terjadi tergantung pada volume air yang tercampur dalam BBM.

Suryo menambahkan, jika persentase campurannya 50-50 antara air dan bensin, kemungkinan besar mesin akan mati total.

"Kalau campuran airnya itu 50-50 dengan bensin, itu bisa bahaya. Dampak terparahnya itu mati total. Dapur pacunya tak berfungsi lagi," ujarnya.

Para teknisi sepakat, mobil yang mengkonsumsi BBM tercampur air berpotensi mengalami penurunan performa hingga mogok, serta kerusakan pada sejumlah komponen penting seperti injektor, piston, dan pompa bensin. Biaya perbaikan akibat kerusakan tersebut pun disebut cukup besar, tergantung jenis kendaraan yang terdampak. ***

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)