Komunitas GTT Pekanbaru Lakukan Custom Motor Tua di Jalan Kartama

Datariau.com
727 view
Komunitas GTT Pekanbaru Lakukan Custom Motor Tua di Jalan Kartama

PEKANBARU, datariau.com - Dengan banyaknya Para pria pecinta motor tua, Agung Aldiansyah anggota komunitas GTT Pekanbaru melakukan berbagai jenis  custom motor pada 30 Maret 2020 di Jalan Kartama Marpoyan Damai Pekanbaru.  


Segala jenis umur saat ini seringkali tidak pengen melupakan sejarah, contohnya saja suka mengoleksi motor-motor tua atau custom atau bisa dibilang juga moge yang berjenis jabstyle, bradstyle, caferacer, bomber, copper, scrambler, bahkan ada juga yang mengoleksi motor norton dan harley dan masih banyak yang lainnya lagi.


Motor custom lebih dikenal dengan istilah kuda besi. 


Agung Aldiansyah  anggota komunitas GTT Pekanbaru mempunyai cara tersendiri untuk merawat motor- motor custom yang dimilikinya. Motor custom ibarat benda mati yang diperlakukan seperti sesuatu yang hidup. Setiap hari motor-motor custom yang dikoleksinya selalu meraih perhatian yang lebih dari dirinya.


"Motor yang kita pake (kendarai, red) ini jenisnya Jab Style. Aslinya sih Honda GL-Pro tapi setelah di custom ya jadi beginilah rupa dan rasanya,"  kata Agung sembari sambil memperlihatkan motor-motornya. 


Di markas komunitas GTT Pekanbaru ia memperlihatkan sejumlah sepeda motor custom. Ada yang sudah jadi, bahkan ada pula yang masih dalam tahap pengerjaan. Ragam jenis motor custom ditentukan sesuai bentuk dan variasi masing- masing.


"Motor custom itu memiliki aliran- aliran tertentu, seperti halnya dalam dunia musik. Ada pop, rock, dangdut dan lain sebagainya lah," tutur Agung di rumahnya yang menjadi markas komunitas GTT menimpali percakapan saya bersama sebagian  pecinta kuda besi di kediamannya.


Istilah custom tidak hanya dapat dipakai untuk menjuluki kendaraan yang berbentuk unik, berbeda dan bahkan terkesan antik sajaSelain menjadi sarana menciptakan inovasi dan terobsan, upaya mereproduksi kendaraan sehingga menjadi motor custom juga dapat dilihat sebagai ruang ekspresi. Motor custom lekat dengan karya seni rupa yang  ditempel  sebagai hiasannya.


"Mungkin dari teman- saya yang lain sih banyak juga perbedaan dari selera motor-motor yang di miliki, bagi kami perbedaan tidak menjadi halangan untuk saling bersilaturahmi bagi para pecinta motor- motor custom seperti yang kami miliki," ujar agung. Sekian dan terima kasih.

Penulis
: Brahma Fitra
Editor
: Redaksi
Sumber
: Datariau.com
Tag:Motor
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)