Seruyan Berdarah: Alarm Darurat Konflik Agraria

Oleh : Alfiah, S.Si
datariau.com
1.751 view
Seruyan Berdarah: Alarm Darurat Konflik Agraria

Sistem kapitalisme yang diterapkan di negeri ini terbukti hanya berpihak kepada korporat. Rakyat yang seharusnya diayomi dan dilindungi justru selalu menjadi korban keserakahan korporat dan represifnya oknum aparat. Sudah saatnya negara menghentikan perampasan tanah warga atas nama investasi dan menghentikan penanganan oknum polisi yang represif.

Sungguh hilangnya 1 nyawa tak berdosa di sisi Allah Subhanahu wa Ta'ala lebih berat dibandingkan hancurnya dunia dan seisinya. Dari al-Barra’ bin Azib radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Hilangnya dunia, lebih ringan bagi Allah dibandingnya terbunuhnya seorang mukmin tanpa hak" (HR. Nasai 3987, Turmudzi 1455, dan dishahihkan al- Al Bani)

Jika Seruyan kini berdarah bukan hal yang mustahil Rempang akan bernasib sama jika Proyek Rempang Eco City tetap terlaksana. Waspadalah. Wallahu a'lam bi ash shawab. ***

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)