Israel Kacau Balau Usai Iran Luncurkan Rudal Balistik

Najwa
287 view
Israel Kacau Balau Usai Iran Luncurkan Rudal Balistik
Foto: Kompas.id

DATARIAU.COM - Kegembiraan warga Israel atas serangan mendadak terhadap Iran dengan cepat berubah menjadi ketakutan setelah rudal-rudal Iran menghantam pusat kota Tel Aviv dan daerah-daerah lain di Israel, menewaskan setidaknya tiga orang dan menimbulkan kerusakan signifikan.

Pada Sabtu dini hari, 14 Juni 2025, kilatan cahaya oranye terang menerangi langit Tel Aviv ketika pertahanan udara Israel mencegat beberapa rudal. Namun, api dan asap terlihat di beberapa lokasi dengan ledakan yang juga dilaporkan terjadi di Yerusalem. Rekaman yang terverifikasi menunjukkan kehancuran nyaris total pada gedung-gedung apartemen di pinggiran kota Tel Aviv dan Ramat Gan, serta kendaraan yang hancur di tengah reruntuhan.

Petugas tanggap darurat mengonfirmasi lebih dari 40 orang cedera dan lebih dari 200 orang terluka sejak Jumat. "Warga menggambarkan malam yang mengerikan, dengan awalnya merasa menang karena berhasil melenyapkan para pemimpin Iran," kata seorang warga Tel Aviv yang menyatakan keterkejutannya. Israel sebelumnya telah melancarkan serangan besar-besaran terhadap target-target Iran, termasuk lokasi nuklir dan rumah-rumah komandan, menewaskan beberapa tokoh berpangkat tinggi seperti kepala Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).

Iran menanggapi dengan menembakkan ratusan rudal balistik ke Israel, menyatakan ini sebagai awal dari "respons yang menghancurkan." Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei memperingatkan bahwa serangan Israel akan menyebabkan kehancurannya dan menjanjikan pembalasan yang berat. Seorang warga Israel menceritakan kesadaran tiba-tiba bahwa konflik telah mencapai tanah Israel, dengan sirene peringatan yang membuat jutaan orang bergegas ke tempat perlindungan bom.

Serangan Iran tidak berhenti sampai di sana. Pada Sabtu malam, beberapa rudal Iran menghantam bangunan tempat tinggal di Israel bagian tengah, khususnya di Tel Aviv, Ramat Gan, dan Rishon Lezion. Meskipun Pasukan Pertahanan Israel mencegat sebagian besar rudal, beberapa rudal yang dilengkapi dengan hulu ledak peledak besar menghantam rumah secara langsung.

Tali Horesh, seorang penghuni gedung tinggi Tel Aviv yang terkena serangan, menceritakan momen mengerikan ketika ledakan keras mengguncang gedungnya. "Asap memenuhi ruang tamu, memaksa saya dan keluarga untuk mundur ke ruang aman, tempat kami terjebak selama sekitar dua jam hingga tim penyelamat tiba," ungkapnya. Di Rishon Lezion, serangan rudal di kawasan permukiman menewaskan Yisrael Aloni berusia 73 tahun dan seorang wanita, serta melukai sedikitnya 20 orang lainnya.

Kolonel (Purn) Michael David, yang memimpin Komando Front Dalam Negeri Tel Aviv, menggambarkan skala operasi tersebut sebagai sesuatu yang belum pernah terjadi sebelumnya. Perdana Menteri Benjamin Netanyahu berjanji untuk terus menyerang Iran selama diperlukan dan mendorong warga Iran untuk menentang para pemimpin mereka. Konflik tersebut menandai fase baru dan intens dalam permusuhan yang sedang berlangsung antara Israel dan Iran, dengan kedua belah pihak mengalami kerugian dan kerusakan yang signifikan.

Sumber: TEMPO

Penulis
: Najwa
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)