Ketika Buku Tulis Terlalu Mahal, Nyawa Anak Terlalu Murah

Oleh: Siti Aminah
datariau.com
1.086 view
Ketika Buku Tulis Terlalu Mahal, Nyawa Anak Terlalu Murah

Namun demikian, dalam sistem kapitalisme-demokrasi-sekuler yang berlaku saat ini, pendidikan gratis dan berkualitas kerap sulit diwujudkan secara konsisten. Pendidikan cenderung dipersempit pada aspek administratif dan capaian material, sementara dimensi kemanusiaan dan perlindungan anak terabaikan. Anak diperlakukan sebagai bagian dari sistem, bukan sebagai manusia yang harus dijaga martabat dan kesehatan mentalnya.

Berbeda halnya jika pendidikan diselenggarakan dalam sistem pemerintahan Islam yang menjadikan akidah Islam sebagai asas dan syariah sebagai pilar. Dalam sistem ini, pembiayaan pendidikan dijamin negara melalui mekanisme Baitul Mal, sehingga tidak ada ruang bagi pungutan yang menekan orang tua dan anak. Pendidikan diarahkan untuk membentuk manusia berilmu, berakhlak, dan terlindungi, bukan sekadar memenuhi kebutuhan pasar.

Dengan demikian hanya dengan penerapan syariah Islam secara kaaffah oleh institusi negara, pendidikan akan kembali memancarkan cahaya. Dengan penerapan Islam secara kaaffah, negara akan menjadi pelindung ilmu, penjaga adat dan penegak peradaban yang memuliakan manusia.***

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)