Demiliterisasi: Intervensi Barat terhadap Perlawanan Rakyat Gaza

Oleh: Awiet Usman
datariau.com
68 view
Demiliterisasi: Intervensi Barat terhadap Perlawanan Rakyat Gaza
Ilustrasi. (Foto: Antara)

Solusi Gaza: Khilafah


Tinjauan sistematis terhadap metode diplomasi yang dilakukan menunjukkan bahwa untuk mengekalkan status quo yang merugikan maka didesain jebakan dengan cara pendekatan negosiasi. Oleh sebab itu, diperlukan solusi alternatif yang konkret dan fundamental, yang bersumber pada kerangka ideologis yang berbeda. Dimana persepsi terhadap pembebasan Palestina adalah kewajiban yang harus ditunaikan dan bukan hanya sebagai agenda politik saja.

Sejatinya, Palestina adalah tanah milik umat Islam yang dikuasai secara ilegal oleh penjajah Zionis. Sehingga solusi konkret bagi Gaza dan Palestina secara komprehensif tidak akan pernah dicapai melalui dialog diplomatik, atau kompromi di meja-meja perundingan. Mengapa? Karena setiap bentuk negosiasi yang berujung pada kebijakan untuk pembagian wilayah atau validasi atas eksistensi entitas penjajah akan dianggap sebagai pengkhianatan. Solusi esensial yang komprehensif hanyalah penerapan sistem pemerintahan Islam, yaitu Khilafah.

Di bawah Naungan Khilafah


Khilafah dengan tegas akan menolak narasi diplomasi, lalu dengan segera memobilisasi total kekuatan militer dari negeri-negeri Muslim dibawah satu komando. Tujuannya cuma satu, untuk mengusir entitas penjajah Zionis dari bumi Palestina secara permanen. Sebab satu-satunya bahasa yang dapat dimengerti oleh pihak kolonialis hanyalah kekuatan militer.

Dalam sistem islam, khalifah memegang fungsi krusial yang bersifat spiritual dan fungsional, yaitu:

1. Sebagai pengurus (raa'in): Berkomitmen atas urusan umat dan kesejahteraannya

2. Sebagai pelindung (junnah): Berkomitmen atas kehormatan, nyawa dan setiap jengkal tanah kaum Muslim dari segala bentuk penindasan dan penguasaan pihak asing

Dakwah Ideologis


Melalui dakwah ideologis yang integral, sistematis dan terkonsolidasi, umat Islam secara global harus disadarkan dan diberikan pemahaman melalui langkah-langkah yang fundamental. Yaitu menanamkan pemahaman yang mendalam mengenai urgensi penegakan kembali Khilafah sebagai satu-satunya solusi tuntas. Menjadikan Islam sebagai way of life (sistem kehidupan) dan ideologi (landasan berpikir) dalam masyarakat dan negara, serta mengubah kewaspadaan kolektif umat dari sebatas bersimpati, menjadi aktif memperjuangkan solusi yang diyakini dan hakiki.

Sesungguhnya, pembebasan Palestina dan penyelesaian berbagai problematika yang menimpa dunia Islam saat ini, sangat signifikan dengan urgensi perjuangan untuk menegakkan Khilafah. Sehingga umat harus dapat menginterpretasikan dan mendefinisikan hal tersebut dengan jelas, bahwa perjuangan penegakan Khilafah adalah sebuah kewajiban syar'i, bukan sebatas pilihan politik.

Penutup


"Islam adalah agama yang sangat menjunjung akhlak baik dalam keadaan damai maupun perang. Perang terjadi karena mempertahankan diri atau melawan kezaliman" (KH Didin Hafidhuddin).

Wallahu A'lam Bishawab.***

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)