Menolak Gaza Baru: Kendali Total oleh AS dan Israel

Oleh: Casima
datariau.com
314 view
Menolak Gaza Baru: Kendali Total oleh AS dan Israel
Foto: Bbc

DATARIAU.COM - Baru-baru ini berita Indonesia bersama tujuh Negara Arab dan mayoritas Negara Muslim lainnya, bergabung dalam Dewan Perdamaian Gaza yang digagas oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump, lagi ramai menjadi perbincangan. Kita tahu bahwa tujuan tersebut, tidak lain untuk mengendalikan Gaza secara total.

Amerika Serikat juga mengumumkan rencana mereka untuk "membangun Gaza baru" proyek ini dilakukan dari Nol untuk wilayah Palestina yang hancur. Dirancang oleh Jaret Kushner, namanya kembali mencuat di panggung diplomasi internasional setelah pemaparan visi ambisiusnya di Forum Ekonomi Dunia di Davos.

Sebagai menantu sekaligus penasihat senior terdekat Donald Trump, Kushner bukan sekadar anggota keluarga kepresidenan, melainkan arsitek kebijakan Luar Negeri yang mencoba mendisrupsi pola lama perdamaian di Timur Tengah.

Salah satu elemen paling menonjol dalam visi Kushner adalah konsep pembangunan sekitar 180 gedung tinggi di sepanjang pantai Gaza. Gedung-gedung ini digambarkan sebagai bangunan multifungsi yang menggabungkan hunian, hotel, ruang usaha, dan fasilitas komersial.

Ini jelas merupakan ambisi licik AS dan Israel yang ingin menguasai Gaza dengan cara baru, menghilangkan jejak genosida, menutup mata dunia bahwa Gaza pernah dijajah, dibantai, dan hidup menderita.

Gejolak yang terjadi di Palestina khususnya Gaza saat ini, sudah berlangsung sangat lama, tepatnya saat khilafah Turki Ustmani runtuh. Palestina menjadi wilayah yang dituju AS dan Israel untuk membangun negaranya. Perang yang berkepanjangan ini sudah berlangsung sejak 2 November 1917. Jika kita perhitungkan lebih dari 1 Abad wilayah Palestina dalam kondisi yang tidak aman.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)