Darurat Banjir dan Longsor Berlanjut, Harapan Rakyat Kian Hanyut

Oleh: Alfiah, S.Si
datariau.com
256 view
Darurat Banjir dan Longsor Berlanjut, Harapan Rakyat Kian Hanyut
Ilustrasi. (Foto: Int.)

Paradigma kapitalisme telah merusak sendi kehidupan dan menghanyutkan harapan rakyat akan kesejahteraan dan keamanan. Sesungguhnya hakikat sungai, bukit, lembah, hutan, tambang, dan seluruh sumber daya alam diciptakan oleh Allah untuk kemanfaatan hidup, bukan mendatangkan kerusakan. Dalam Islam air (sungai, laut, danau), api (tambang, mineral, minyak), dan Padang rumput (hutan) adalah milik rakyat. Sehingga pengelolaannya dan hasilnya harus digunakan semata-mata untuk kemakmuran rakyat. Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah, “Manusia itu memiliki hak bersama (bersekutu) dalam tiga hal yaitu air, rumput liar dan api.”

Manusia sebagai khalifah fil ardh bertanggung jawab dalam mengelola alam sesuai panduan syariat. Kebijakan pengelolaan alam yang melanggar syariat akan mendatangkan bencana. Padahal Allah berfirman dalam Surat Ar Rum ayat 41 yang artinya "Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali".

Saatnya negeri ini kembali kepada aturan-aturan Allah (Syariat Islam) dalam bingkai Khilafah Islam karena berpaling dari peringatan Allah adalah pangkal dari segala bencana. Wallahu a'lam bishawab.***

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)