Oknum Kepala Sekolah Sampaikan Kronologis Mengapa Digerebek di Kamar Penginapan

datariau.com
2.219 view
Oknum Kepala Sekolah Sampaikan Kronologis Mengapa Digerebek di Kamar Penginapan
Pemilik penginapan saat diwawancarai tim datariau.com.
NATUNA, datariau.com - Oknum kepala sekolah di Natuna inisial LK, menyampaikan kronologis mengapa dia bisa sampai ke kamar hotel pada Rabu (22/5/2019) malam bersama seorang wanita. Dia merasa telah dijebak, karena awalnya dia berniat bertemu wanita tersebut di Ranai Square untuk berbincang berkaitan jual beli rumah yang ditawarkan wanita tersebut.

"Awalnya saya mengajak jumpa di Ranai Square, tapi alasan dia terlalu jauh dari kos, dia kos di Sihontang, jadi macam terbawa arus pula saya menerima alasan jumpa di situ, alasan dia dekat dari kos, sebab kata dia anak-anak tidak ada yang menjaga," terang LK saat dikonfirmasi datariau.com melalui selulernya, Sabtu (1/6/2019).

LK juga mengaku tidak sadar mengapa mengiyakan saat bertemu di dalam kamar penginapan, bahkan dia mengaku memesan kamar di penginapan itu tidak ada niat untuk menginap di sana. "Itu lah, saya semacam mengikuti saja, tak terbayang apa maksud dia," beber LK, yang kemudian saat sudah berada di dalam kamar, tibalah sang mantan suami perempuan tersebut dan terjadi adu mulut.

"Demi Allah tidak ada niat ingin nginap, apalagi dengan dia," tegasnya.

LK yang kemudian sadar telah dijebak, tidak bisa berbuat banyak, dia mengaku memang memesan kamar di penginapan tersebut hanya untuk sekedar berbincang dengan janda tersebut. Sebab, LK diketahui memiliki rumah dan juga memiliki kontrakan, tidak biasanya tidur di penginapan.

Namun sayangnya, saat diminta bukti-bukti dari pengakuannya ini, baik rekaman telepon, SMS maupun WhatsApp, LK mengaku sudah menghapusnya, sehingga penjelasan ini masih sebatas pengakuannya saja.

Namun, LK berani bersumpah demi Allah, bahwa dia tidak melakukan apa-apa di dalam kamar tersebut. "Demi Allah saya tidak melakukan apa-apa, saya berharap Allah membuka semua kebenaran ini," doa LK.

Berbekal keterangan dari LK tersebut, tim datariau.com kembali melakukan konfirmasi ke pihak penginapan, terungkap hal yang mengejutkan bahwa di penginapan itu, sudah 2 kali kejadian serupa yang aktornya sama-sama wanita dan mantan suaminya tersebut.

"Reseption saya melihat semua peristiwa itu (penggerebekan Ij terhadap LK dan wanita, red), malahan ia mengatakan bahwa kejadian serupa sebelumnya pernah terjadi di bulan Agustus dulu, dan si IJ juga yang menangkapnya dengan laki-laki lain," ungkap pemilik hotel, Iwan alias Mulyadi.

Terkait temuan ini, termasuk pengakuan LK yang merasa dijebak dan keterangan pihak penginapan tentang kejadian serupa dengan aktor yang sama juga pernah terjadi, datariau.com mencoba melakukan konfirmasi kepada Ij yang awalnya memulai kasus ini. Dimana, Ij saat itu mendatangi kantor datariau.com Biro Natuna, untuk membuat kaduan tentang penggerebekan.

Tim datariau.com telah menindaklanjuti laporan tersebut, karena siapa saja yang membuat laporan pasti akan segera ditindaklanjuti dengan cara kroscek lapangan dan pengumpulan data.

Saat itu tim datariau.com berusaha melakukan konfirmasi kepada LK, namun kurang mendapat tanggapan yang baik, bahkan dijanjikan konfirmasi akan diberikan pada Senin, sehingga berita baru bisa naik pada Senin, 27 Mei 2019 pukul 22:01 WIB, atau 5 hari setelah data-data didapatkan di lapangan. Tim datariau.com juga sudah menguji kebenaran informasi adanya penggerebekan langsung ke pihak penginapan saat itu.

Namun sampai saat ini Ij belum berhasil dikonfirmasi lebih lanjut, terkait mengapa dia tahu mantan istrinya menginap bersama LK dan juga terkait pengakuan pihak penginapan yang mengatakan kejadian serupa pun pernah terjadi pada Agustus lalu, dengan melibatkan Ij bersama mantan istri dan seorang laku-laki yang kabarnya saat itu merupakan seorang kontraktor. Tim masih terus menggali informasi berkaitan kasus ini untuk terus di-update pada pemberitaan selanjutnya. (ari)
Penulis
: Arizki Fil Bahri
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)