NATUNA, Datariau.com-Kepedulian SKK Migas dan KKS terhadap daerah penghasil, terus ditingkatkan. Kamis 28 Maret 2019, dilaksanakan penyerahan dan peresmian taman bermain fasilitas olah raga kepada Pemkab Natuna.
Bupati Natuna, Drs. H. Abdul Hamid Rizal, M.Si. mengatakan, dengan adanya kegiatan Migas daerah ini sangat terbantu. "Sebagian besar penghasilan daerah untuk membangun Kabupaten Natuna berasal dari sektor Migas". Kabupaten Natuna merupakan daerah perbatasan, kaya akan migas.
Wakil Bupati Natuna,bersama Deputi Dukungan Bisnis SKK Migas, Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagut, KKKS Medco E&P Natuna dan Premier Oil, hari ini meresmikan Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) di Pantai Kencana.
Pantai ini disulap jadi taman bermain dan tempat olah raga bagi masyarakat Natuna . ini akan menjadi daya tarik dan ikon wisata Kabupaten Natuna, ucap Wabup sekaligus, Ketua Komite Pengembangan Masyarakat Kabupaten Natuna Sektor Hulu Migas.
Kontribusi SKK Migas-KKKS tidak hanya melalui Dana Bagi Hasil, juga lewat Program Pengembangan Masyarakat (PPM). "Alhamdulillah sejak tahun 2017, SKK Migas bersama KKKS Medco E&P Natuna dan Premier Oil Natuna Sea B.V. aktif melaksanakan kegiatan PPM, dikoordinasikan dengan Pemda Natuna. Sebagai contoh Pantai Kencana sudah bisa dinikmati anak anak dan masyarakat secara luas. Ini akan jadi kebanggaan kita.Untuk itu ucap Ngesti, mari kita bersama menjaganya agar fasilitas ini tetap terjaga.
Tempat sama, Deputi Dukungan Bisnis SKK Migas, Bapak M. Atok Urrahman memaparkan , kegiatan KKKS sangat bermanfaat jika dilihat dari sisi ekonomi.
Natuna berada di Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE) dan berbatasan langsung dengan Negara Vietnam dan Malaysia. SKK Migas bersama KKKS berkomitmen membangun masyarakat, melalui Program Pengembangan Masyarakat namun tidak mengambil alih fungsi dan kewenangan Pemerintah.
"Kegiatan Pengembangan Masyarakat wajib dilaksanakan oleh KKKS karena merupakan amanah UU Migas" paparnya.
Kepala Perwakilan SKK Migas Wilayah Sumbagut, Avicenia Darwis,mengatakan, Perwakilan SKK Migas Wilayah Sumbagut selalu bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Natuna, tidak hanya dalam Program PPM, juga lewat program Eksplorasi dan Eksploitasi KKKS. "Kami berterima kasih kepada Pemkab Natuna yang selalu mendukung kegiatan Migas sehingga kegiatan eksplorasi dan Eksploitasi KKKS berjalan dengan aman dan lancar" lanjutnya.
Senior Manager Relations & Security Medco E&P Natuna, Drajat Panjawi mengatakan, “Medco E&P Natuna berkomitmen untuk terus melakukan upaya positif membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama di wilayah sekitar operasi.”
Komitmen tersebut ditunjukan dengan pembangunan Taman Bermain Anak dan Olah Raga di Pantai Kencana. Taman yang diresmikan pada tanggal 28 Maret 2019 ini merupakan kontribusi Medco E&P Natuna dan Premier Oil Natuna Sea B.V. untuk masyarakat Ranai dan sekitarnya. Taman bermain seluas 530.99 m2 terdiri dari dua bagian: taman bermain anak dan taman olahraga untuk dewasa. Tujuannya agar taman ini dapat digunakan oleh keluarga.
Sebelumnya, pemberian bantuan peralatan mobiler Taman Bacaan Desa Batubi yang dikelola oleh Enisa Murof. Kontribusi dari Perusahaan berupa kursi, meja kerja, rak buku, meja bacaan anak-anak, laptop, projector dan speaker multimedia. Saat ini taman bacaan memakai sebagian rumah keluarga Enisa yang terletak di pinggir jalan raya sehingga mudah diakses oleh anak-anak di sekitarnya.
Pada tahun 2017, Medco E&P Natuna dan Premier Oil Natuna Sea B.V. bersama-sama melakukan pembangunan pelantar rakyar di Desa Tanjung Pala, Kecamatan Pulau Laut. Ukuran pelantar yang didanai oleh kedua Perusahaan adalah 100m x 3.20m yang mulai dikerjakan oleh UPK (Unit Pengelola Kegiatan) setempat pada Kuartal 3 tahun 2017 dan telah selesai pembangunannya pada akhir April 2018. Pembangunan pelantar rakyat di Kecamatan Pulau Laut Desa Tanjung Pala (program lanjutan tahun 2013 dan 2014) yang tersisa ± 800meter dilanjutkan untuk membantu masyarakat desa yang bertempat tinggal di atas air, tambatan kapal nelayan dan pelabuhan perintis.
Di tahun yang sama, bantuan alat radio komunikasi nelayan di perairan Natuna juga diserahkan oleh Medco E&P Natuna melalui Ketua RAPI Kota Ranai. Perlengkapan radio komunikasi tersebut digunakan untuk memantau pergerakan nelayan lokal dan keamanan laut dengan pertimbangan faktor cuaca yang ekstrim di musim-musim tertentu dan wilayah laut Natuna yang sangat luas