Wanita Seksi dan Musik Keras Semakin Meresahkan, Warga Ancam Bakar Tempat Hiburan Malam Sawitan di Inhu

datariau.com
3.537 view
Wanita Seksi dan Musik Keras Semakin Meresahkan, Warga Ancam Bakar Tempat Hiburan Malam Sawitan di Inhu
Illustrasi

RENGAT, datariau.com - Sudah sangat meresahkan, warga meminta pihak kelurahan maupun kecamatan untuk dapat segera menutup tempat hiburan malam SP 2 dan SP 3 sawitan, yang di Kecamatan Pasir Penyu dan Kecamatan Lirik Kabupaten Inhu, Riau.

"Kami dari kaum ibu-ibu meminta pak lurah maupun pak camat untuk segera menutup lokalisasi SP 2 sawitan, karena tempat itu sudah sangat meresakan kami sebagai kaum wanita," kata Wati, seorang ibu majelis ta'lim Kabupaten Inhu, kepada datariau.com, Ahad (4/9/2016).

Dikatakannya, yang membuat para kaum ibu semakin resah dimana lokasi tempat hiburan malam itu semakin hari semakin berlebihan, selain banyaknya wanita berpakaian seksi diduga sebagai pekerja seks komersial, juga musik keras yang dibunyikan sangat mengganggu.

"Apalagi kemarin tertangkap bandar narkoba jenis extasy yang rupanya orang sini juga, maka banyak sekali pelanggaran di tempat hiburan malam tersebut, termasuk adanya penggunaan narkoba," sebut Wati lagi.

Para kaum ibu khawatir dengan dibiarkannya lokasi tersebut terus tumbuh dan berkembang, maka generasi penerus bangsa akan rusak, suami mereka pun lambat laun akan diracuni. Para remaja terancam menjadi pengedar dan pemakai narkoba, dan remaji putri juga terancam akan ikut-ikut bergaya seperti PSK.

"Makanya, jika dalam beberapa pekan ini lokalisasi SP 2 sawitan tidak juga ditutup, kami ibu-ibu dari Sekar Mawar dan Kembang Harum bergabung jadi satu menggelar aksi ke kantor lurah dan kantor camat," sebut Merli, anggota majelis ta'lim lainnya.

Kali ini, kata para ibu yang sangat perhatian dengan kondisi perkembangan remaja di Inhu, harga mati bagi mereka lokalisasi SP 2 sawitan dan lokalisasi yang ada di perbatasan harus ditutup.

"Bila juga nekat pemiliknya berani buka akan kami bakar, kalau tidak percaya silahkan saja buka. Para ibu-ibu di Inhu sudah kami beri tahu dan sudah sama-sama sepakat, tinggal tunggu jadwal aksi, kita lihat saja beberapa hari ini," sebutnya.

Sementara itu, ibu Sulis warga Japura juga menyampaikan hal yang sama. "Sama, kami dari ibu-ibu desa Sidomuliyo  minta pak kades, camat maupun kapolsek untuk dapat segera tutup tempat karoke di belakang rumah makan Ojo Lali dan lokalisasi Sp 3 Sawitan," tegasnya.

"Tempat itu sudah menjadi sarang penjahat, maksiat dan narkoba. Kami berharap sekali para pemangku jabatan dapat terbuka mata dan pikirannya, bukan malah sebalik membeking tempat seperti seperti itu," pungkasnya.

Terkait hal ini Lurah, Kades dan kedua camat belum ada yang dapat dimintai penjelasan, saat dicoba hubungi melalui handphone malam tadi pukul 22.00 Wib tidak ada yang menjawab.

Penulis
: Heri
Editor
: Zardi
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)