Tragis, Jalan H Usman Bangko Kiri Rohil Terancam Putus

datariau.com
1.828 view
Tragis, Jalan H Usman Bangko Kiri Rohil Terancam Putus
Samsul
Kondisi abrasi yang terjadi di badan jalan.

BANGKOPUSAKO, datariau.com - Jalan H Usman yang berada di Kelurahan Bangko Kiri kini terancam putus, karena abrasi Sungai Bangko yang terus menggeruk badan jalan.

Warga Kelurahan Bangko Kiri, Jumadi kepada Datariau.com Selasa (9/1/2018) lalu mengatakan, bahwa Jalan H Usman ini merupakan akses penting masyarakat Bangko Kiri, bahkan akses vital masyarakat menuju Dusun Sukajadi.

Diceritakan Jumadi, bahwa kondisi abrasi sudah lama berlangsung, namun tiga bulan terakhir ini semakin parah. Sebab, curah hujan dan debit air Sungai Bangko semakin tinggi. Sehingga saat air sungai surut, tanah longsor digerus air.

"Ini kena abrasi. Sudah lama kena abrasi ini, parahnya tiga bulan inilah," kata Jumadi.

Pria yang akrab disapa Edi Botak ini mengaku, upaya yang saat ini dilakukan masih mengumpulkan kayu untuk turap. Dan saat ini sudah ada sebanyak 200 batang kayu untuk turap.

Masih kata Edi, kondisi jalan sangat mengkhawatirkan. Ia meminta kepada pemerintah daerah Rohil segera mengambil tindakan darurat untuk mengajukan ke pemerintah pusat agar dibangun turap permanen.

Jika tidak, kata dia, kondisi jalan bakal retak dan runtuh. Ada dua titik kondisi abrasi ini. Diperkirakan titik abrasi yang darurat saat ini sekitar 50 meter, dan satu titik lagi sekitar 200 meter.

"Kalau pakai kayu ini sifatnya sementara saja. Kita akan tambah kagi kayu untuk turap ini. Karena darurat, dikhawatirkan kondisinya akan semakin parah," ucap Edi.

Terpisah, Lurah Bangko Kiri, Yunilawati SSos ketika dikonfirmasi mengatakan, bahwa pihaknya semampunya berupaya mengalokasikan anggaran dari kutipan pasar, untuk membeli kayu guna mengantisipasi semakin memburuknya abrasi Sungai Bangko.

Kedepan, kata Ida sapaannya, anggaran yang bersumber dari kutipan pasar yang telah ditetapkan 40 persen untuk pembangunan, akan difokuskan seluruhnya pada pembuatan turap tersebut.

"Kondisinya semakin parah, sudah hampir memakan aspal. Jadi, anggaran pembangunan dari kutipan pasar kita fokuskan ke sana. Ya, supaya bisa diantisipasi," pungkasnya.

Penulis
: Samsul
Editor
: Angga
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)