Puluhan Perumahan di Desa Tarai Bangun Kampar Banjir, Andra: Kami Tidak Butuh Bantuan Lebay Beras dan Sarden

datariau.com
2.583 view
Puluhan Perumahan di Desa Tarai Bangun Kampar Banjir, Andra: Kami Tidak Butuh Bantuan Lebay Beras dan Sarden
Detakkampar
Kondisi banjir di salah satu perumahan di Desa Tarai Bangun.

TAMBANG, datariau.com - Desa Tarai Bangun kecamatan Tambang kabupaten Kampar berada di kawasan strategis, di perbatasan Kota Pekanbaru. Banyak warga yang bermukim di daerah ini belum mengantongi KTP Kampar, melainkan masih KTP Pekanbaru.

Hal ini disebabkan suburnya investasi perumahan di daerah desa Tarai Bangun. Sehingga masyarakat Kota Pekanbaru memilih investasi perumahan di daerah itu kemudian menyewakan kepada masyarakat lainnya.

Akibat banyaknya perumahan, kini saluran air menjadi masalah besar di desa Tarai Bangun. Jika dulunya desa ini dikenal dengan adanya saluran air besar yakni Sungai Tarai, kini sungai yang airnya bewarna merah itu sudah sempit karena banyaknya perumahan di beberapa titik sungai.

Akibatnya, beberapa perumahan yang berada di dataran rendah menjadi sasaran banjir saat hujan turun dalam jumlah banyak, alias hujan lebat seperti yang terjadi tadi malam, Sabtu (27/5/2017).

"Dari 87 perumahan, sekitar 70 perumahan terendam banjir, yang paling parah di Perumahan Bintungan 5, Graha Bangun Surya Abadi, Cipta Pala dan Permata Senapelan," kata Kepala Desa Tarai Bangun Andra Maistar, Ahad (28/5/2017).

Kades berharap bukan hanya bantuan jangka pendek seperti bantuan makanan, tapi butuh solusi jangka panjang.

"Kepada Pemerintahan Daerah, kita tak hanya menginginkan bantuan jangka pendek yang lebay seperti bantuan beras dan sarden, tapi lebih membutuhkan solusi jangka panjang berupa pembangunan di beberapa saluran induk, seperti pembangunan turap di pinggiran Sungai Sialang Munggu sampai Danau PT Panca Surya Garden, memperbaiki saluran induk parit jalan Kubang Raya, memperlebar saluran di jalan Datuk Tunggul di belakang rumah potong," kata Andra.

Terkait tindakan yang dilakukan pemerintahan desa terhadap korban banjir, Adra mengaku telah memprioritaskan untuk merelokasi anak-anak dan ibu hamil serta menyusui ke mushalla sekitar tempat kejadian.

"Selain itu, kita juga membangun dapur umum dari swadaya masyarakat," pungkasnya.

Editor
: Adi
Sumber
: Detakkampar
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)