Pemerintah Diminta Tindak Tegas Pelaku Aksi Penampungan CPO Ilegal di Riau

datariau.com
1.978 view
Pemerintah Diminta Tindak Tegas Pelaku Aksi Penampungan CPO Ilegal di Riau
doc.
Salah satu lokasi diduga tempat penampungan CPO ilegal.

RENGAT, datariau.com - Aksi penampugan CPO (Cord Pam Oil) secara ilegal alias 'kencing di jalan' menyebabkan produksi minyak kelapa sawit atau CPO dan harga sawit terganggu.

"Aksi CPO ini merugikan pihak perusahaan dan merugikan negara. Karena sindikat distributor CPO ilegal tidak membayar pajak dan biaya retribusi lainnya," kata salah seorang masyarakat Inhu, Eko Dermawan SH kepada datariau.com, kemarin.

Akibat adanya tempat penampungan CPO ilegal di pinggr jalan ini yang kebanyakan hanya ditutupi dengan terpal, mengakibatkan 1 ton lebih produksi minyak kelapa sawit atau crude palm oil setiap tahun raib di Riau.

"Praktek ilegal tersebut juga berdampak kepada kualitas CPO yang diekspor. Minyak sawit mentah yang diperoleh dari cara ilegal itu diperkirakan tidak memenuhi standar sehingga dapat menurunkan kualitas CPO yang menyebabkan turunnya harga," terangnya.

Padahal, lanjutnya, Indonesia sedang getol meningkatkan standar sistem pengelolaan minyak sawit berkelanjutan atau Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO). "Tentu ini merugikan pelaku usaha yang bersusah payah memenuhi standar internasional," ungkapnya.

Untuk itu, lanjut Eko, pemerintah dan penegak hukum kepolisian harus menanggapi persoalan ini secara serius dan bila perlu menempatkan orang untuk mensurvei dan mendata setiap truk CPO yang mendistribusikan komoditas tersebut.

"Pratek supir truk kencing di jalan ini harus ditindak tegas sebelum harga CPO semakin merosot akibat ulah para mafia penampungan CPO. Jangan pula menunggu laporan baru ditindak," tegas Eko Dermawan SH.

Penulis
: Heri
Editor
: Adi
Sumber
: Datariau.com
Tag:CPO
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)