RENGAT, datariau.com - Pemerintahan Desa Siambul Kecamatan Batang Gansal Kabupaten Inhu melalui anggaran dana desa puluhan juta di Tahun 2017 melaksanakan pembangunan jembatan dan semenisasi di Dusun Tualang RT 07, RW 03 dan Dusun Siambul.
Akan tetapi, pembangunan yang seharusnya membuat senang malah diprotes oleh warga, karena dinilai pembangunan jembatan dan semenisasi itu menurut warga tidak sesuai bestek dan dikerjakan amburadul.
"Kami selaku warga sangat bangga sekali dengan adanya pembangunan jembatan dan semenisasi yang dilaksanakan oleh pihak desa, dan kami berharap pembangunan jalan semenisasi ini bisa sampai ke Air Terjun di sana," terang beberapa warga Dusun Tualang yang tidak mau disebutkan identitasnya saat memberikan keterangan kepada datariau.com, Ahad (14/1/2018).
"Harapan kami pekerjaannya itu tidak asal-asalan seperti sekarang, semenisasi yang seharusnya dikerjakan dengan ketebalan 15 cm, tapi malah dikerjakan dengan ketebalan 10 cm. Herannya lagi, dana sudah dianggarkan, tapi masyarakat masih disuruh swadaya, untuk itu kami berharap dinas terkait seperti Bapemades maupun Inspektorat untuk dapat melakukan pemeriksaan pada kegiatan desa dan juga onkum aparat desa," sambungnya.
"Dan harapan kami kalau bisa dibenahi lagi pekerjaan semenisasi yang seharusnya tebal 15 cm kenapa dikerjakan hanya 10 cm," pinta warga.
Saat ditanya, siapa yang menyuruh ketebalan semenisasi itu 10 cm, warga mengaku tidak tahu, karena setahu warga pekerjaan semenisasi itu diawasi oleh oknum anggota BPD Siambul atas nama Yusman.
"Dan pekerjaan semenisasi itu seharusnya dikerjakaan dengan ketebalan 15 cm sesuai dengan RAB-nya, tapi dikerjakaannya hanya dengan ketebalan 10 cm, dan kami tidak tahu apa alasannya mereka mengurangi ketebalan semenisasi itu. Lebar semenusasi itu 150 centi meter," pungkasnya.

Terkait laporan warga ini, Kades Siambul Inhu, Umar saat dikonfirmasi datariau.com melalui selulernya membantah terhadap laporan itu.
"Semua yang dilaporkan oleh warga itu tidak benar," bantah Kades Desa Siambul, Umar, kemarin.
"Kalau ingin puas silahkan datang dan cek langsung pekerjaan itu di lapangan, apa benar ketebalan semenisasi itu hanya 10 cm sebagaimana yang dilaporkan warga dan warganya siapa yang melapor itu," bantahnya lagi.
Ditanya berapa nilai anggaran pekerjaan Jembatan dan Semenisasi di dusun Tualang dan dusun Siambul, Kades mengaku tidak ingat. "Tapi kalau ingin tahu datang saja ke kantor," singkatnya.
Sementara itu, Anggota BPD Siambul, Yusman saat dikonfirmasi mengatakan, pekerjaan jembatan maupun semenisasi itu sudah tidak ada masalah lagi, karena pekerjaan itu sudah diperiksa oleh PMD kabupaten dan Inspektorat juga sudah periksa oleh pihak kecamatan.
"Kalau kurang puas silahkan cek langsung ke lapangan, kalau memang ada yang kurang, nanti kita perbaiki, beri keterangan di handphone gak bisa jelas, baik datang kemari aja," pinta Yusman.
Tim sedang agendakan untuk menemui pihak Desa maupun BPD untuk kelanjutan berita ini.